Peristiwa

Korban Tewas Kebakaran Ruko Sebaung Jadi 5 Orang


PROBOLINGGO  – Korban meninggal dunia akibat kebakaran ruko di Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo pada pekan lalu, kini berjumlah 5 orang. Korban terakhir yang terkonfirmasi meninggal adalah Koptu Santoso, anggota Kodim 0820 Probolinggo.

Meninggalnya Koptu Santoso dibenarkan oleh Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Imam Wibowo. Koptu Santoso dinyatakan meninggal pada Sabtu (28/3) sekitar pukul 08.00. Sebelumnya, anggota TNI asal Kediri ini sempat menjalani perawatan selama 9 hari di Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang.

“Betul, kami turut berduka atas meninggalnya anggota kami. Almarhum meninggal di rumah sakit setelah mengalami luka bakar 45 persen,” kata Letkol Imam Wibowo, Minggu (29/3) kemarin.

Dijelaskannya perwira tingkat menengah itu, Koptu Santoso tidak dikebumikan di Jember sesuai berdomisilinya bersama keluarga. Namun, akan dikebumikan dengan upacara militer di Kediri, tempat kelahirannya. “Jenazah telah dikebumikan di Kediri. Sesuai dengan kesepakatan pihak keluarga,” katanya.

Sebelumnya, ada 4 korban lain tewas pasca peristiwa kebakaran ruko penyimpanan BBM itu. Mereka adalah Alimuddin yang tewas di RSUD Waluyo Jati Kraksaan itu, sesaat setelah kejadian. Kemudian berturut-turut Syaiful Rosi dan Ladiyo, pemilik rumah. Kemudian pada Jumat kemarin, Husen juga meninggal dunia. Ketiga nama terakhir dirawat di RSSA Malang.

Meski ada 5 korban tewas dan puluhan orang menjadi korbannya, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Utamanya terkait tentang penyebab pasti peristiwa kebakaran yang menyebabkan jatuhnya 5 korban jiwa dan 48 korban lainnya yang mengalami luka bakar. (tm/awi)


Bagikan Artikel