Peristiwa

Korban Tewas Kebakaran Ruko jadi 3 Orang


GENDING – Korban tewas akibat peristiwa ledakan dan kebakaran ruko tempat peyimpanan BBM di desa Sebaung kecamatan Gending bertambah menjadi 3 orang. Sebelumnya tercatat korban tewas berjumlah 2 orang. Pada Minggu sore, jumlah korban tewas pun bertambah 1 orang yakni Ladiyo, suami dari Mala sang pemilik ruko tersebut.

Ladiyo meninggal setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit Saiful Anwar Kota Malang selama 4 hari. Namun karena luka bakar yang diderita korban cukup parah yakni mencapai lebih dari 50 persen, akhirnya pada Minggu sore sekitar pukul 15.00, korban menghembuskan nafas terakhirnya.

“Saya dapat infonya sekitar pukul tiga sore tadi (kemarin,red). Dihubungi oleh pihak keluarga korban di Malang. Kalau perkiraan meninggalnya bisa sekitar jam dua siang,” kata Cung Ali, perangkat desa Sebaung kecamatan Gending, Minggu (22/3) kemarin.

Dijelaskannya, bahwa untuk menjemput jenazah korban, pihak keluarga membawa mobil ambulans milik pemerintah desa ke Malang. Diperkirakan pada Minggu malam sekitar pukul 22.00, jenazah korban akan tiba di rumah duka. “Untuk pemakamannya langsung dilakukan di pemakaman umum desa Sebaung,” jelas Cung.

Dengan meninggalnya Ladiyo, total  korban meninggal akibat ledakan dan kebakaran yang terjadi di ruko tempat usaha pom mini itu menjadi 3 orang. Sebelumnya, ada nama Alimudin, menantu dari Ladiyo yang meninggal di lokasi kejadian pada Kamis (19/3) lalu.

Kemudian disusul oleh Saiful Rosi warga desa Sebaung yang turut meninggal setelah menjalani perawatan di RS Saiful Anwar Malang selang sehari kemudian. (tm/awi)


Bagikan Artikel