Peristiwa

Usai Banjir, Warga Banyuanyar Temukan Mayat


BANYUANYAR – Usai hujan lebat yang mengakibatkan banjir pada Sabtu (22/2) malam, warga Desa Liprak Wetan Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo kembali geger. Pada Minggu (23/2) pagi, warga menemukan sesosok mayat pria yang mengapung di bibir sungai Pekalen, desa setempat.

Berdasar informasi yang dihimpun Koran Pantura, mayat itu ditemukan kali pertama oleh Miski (40), warga Desa Klenang Kidul, sekitar pukul 05.30. Sebelum melihat mayat itu, ia lebih dulu menemukan tas berwarna kuning dan sepasang sandal jepit. Barang tak diketahui pemiliknya itu mengapung di bibir sungai Pekalen saat Miski menjaga warungnya.

Kemudian, tanpa disengaja Miski melihat sosok tubuh pria yang tengah mengapung tersangkut dahan pohon di sungai tersebut. Ia pun kaget dan melaporkan kejadian itu pada pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riski Santoso menyampaikan, usai mendapat laporan warga, anggotanya langsung terjun lokasi. Mayat itu kemudian dievakuasi ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati, Kraksaan.

Mayat tersebut kemudian diketahui identitasnya, yaitu Supandi (45), warga Desa Brabe, Kecamatan Maron. “Setelah diketahui identitasnya, kami langsung menghubungi pihak keluarga korban,” ungkap AKP Riski.

            Ia memastikan, barang-barang berupa tas warna kuning dan sepasang sandal jepit adalah milik korban. Berdasarkan informasi yang diterima, lanjut AKP Riski, korban memang mengalami ganguan pada penglihatannya.

Diduga, menurutnya, saat kondisi air sungai deras dan meluap, korban berada di sekitar sungai dan terpeleset hingga jatuh. “Karena arus sungai saat itu deras, korban pun terseret hingga ke desa tetangga,” jelasnya. (yek/iwy)


Bagikan Artikel