Peristiwa

Longsor, Pipa PDAM Jebol, Perbaikan Butuh Waktu 15 Hari

SUKAPURA – Pipa PDAM jebol setelah diterjang material longsor di kawasan Umbulan, Desa Sukapura  Kabupaten Probolinggo, Rabu (19/2) sore. Dampaknya, akses air bersih  kepada warga pun macet total.

 Longsor di kawasan Umbulan itu terjadi setelah kawasan itu diguyur hujan lebat dan lama. Sedangkan pepohonan minim, sehingga membuat tebing tidak kuat menahan derasnya air.

Dampaknya, longsor tidak hanya membuat pipa PDAM yang terputus, tapi juga pipa milik desa dan warga.

Hampir bisa dipastikan aliran pipa PDAM yang menyambungkan dari kecamatan Sukapura, Lumbang, Wonomerto dan sebagian Patalan lumpuh.

Direktur PDAM Kabupaten Probolinggo Gandhi Hartoyo mengaku sudah mengantisipasinya dengan cara droping air bersih ke seluruh pelanggan di kawasan tersebut. “Kami sudah memulainya droping hari ini, yakni di Desa Patalan,” kata Gandhi, Kamis (20/2).

Mantan Ketua KPU Kabupaten Probolinggo ini mengungkapkan, dampak putusnya PDAM sendiri memang luas. Terutama para pelanggan di Kabupaten Probolinggo bagian barat dan selatan, meliputi Wonomerto, sebagian Bantaran, Lumbang dan Sukapura. “Nah yang kawasan pegunungan kami bantu dengan droping menggunakan truk tangki PDAM,” jelasnya.

Gandi mengatakan pihaknya memastikan perbaikan sendiri baru bisa selesai dengan estimasi 15 hari. Di waktu itu, pihak PDAM sendiri terus akan melakukan droping air bersih agar masyarakat tidak sampai mengalami krisis air. “Jadi kurang lebih 15 hari perbaikan, karena yang longsor itu berada di tebing, ” terangnya.

Terkait dengan kerugian akibat longsor, Gandi mengatakan pihaknya mengalami kerugian hingga Rp 75 juta. “Kerugian perkiraan Rp 75 juta dengan kerusakan pipa sepanjang 260 meter pipa hilang 60 meter diameter 4 dim,” katanya. (rul/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan