Peristiwa

Hendak Pulang Kerja, Duda Dibacok Orang tak Dikenal


PROBOLINGGO – Aksi pembacokan terjadi di depan pabrik garmen PT Tjiwulan Mandiri di Jalan Anggrek, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Andriyanto (35) salah satu karyawan pabrik tersebut, dibacok lelaki tak dikenal, saat hendak pulang kerja, Selasa (18/2) sekitar pukul 16.30.

Duda dua anak tersebut dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD dr Moh. Saleh. Berdasar informasi yang dihimpun, korban mengalami luka bacok di bagian perutnya. Dalam kondisi berlumuran darah, korban sempat lari dan menyelamatkan diri di Pos Lantas perempatan Pilang.

Belum siapa pelaku pembacokan tersebut. Kejadiannya tiba-tiba dan berlangsung cepat. Apalagi, usai membacok, pelaku langsung kabur. Tak hanya karyawan, petugas keamanan (satpam) yang mengatur karyawan keluar dari pabrik, saat ditanya juga bungkam. Bahkan polisi yang berada di lokasi kejadian dan di RSUD juga tutup mulut. 

Aksi pembacokan itu terjadi saat karyawan perusahaan garment PT Tjiwulan Mandiri  pulang kerja. Alhasil, kejadian itu sempat memacetkan arus lalu lintas di Jalan Angrek, depan pabrik. 

Salah seorang karyawan mengatakan, korban berstatus duda, dan hampir 4 tahun bekerja di perusahaan garmen tersebut. Hanya, ia mengaku tidak tahu apa yang membuat Andriyanto sampai dibacok. “Ya, kerja di perusahaan tempat saya bekerja. Kalau penyebabnya, saya tidak tahu,” ujar perempuan tersebut seraya meninggalkan lokasi kejadian.

Asmad, adik korban yang sore itu berada di RSUD juga mengaku tidak tahu penyebabnya. Pria yang tinggal di Desa Jangur, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo tersebut hanya membenarkan kalau kakaknya berstatus duda.

Andriyanto cerai dengan istrinya 2 tahun lalu dan dikaruniai 2 anak. “Ya, kakak saya duda. Sudah lama kerja di garment,” katanya.

Asmad mengaku tidak tahu luka yang dialami kakaknya parah attau tidak. Sebab, saat tiba di RSUD, korban tengah ditangani tim kesehatan rumah sakit. Asmad juga mengaku tidak tahu apakah kakaknya ada masalah dengan orang lain atau tidak. “Tidak tahu ya. Yang saya ketahui, tidak punya masalah dengan siapa-siapa,” tambahnya.

Sementara, Kapolsek Kademangan Kompol Toyib Subur enggan berkomentar banyak saat dikonfirmasi soal kasus ini. Kompol Toyib meminta waktu untuk mendalami kasus pembacokan tersebut. “Masih didalami. Mohon waktu ya,” kata Kapolsek melalui pesan  singkat. (gus/iwy)

 


Bagikan Artikel