Peristiwa

Temukan Seribu Pil Dextro dan Trex di Lapas Probolinggo


PROBOLINGGO – Petugas keamanan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Probolinggo mengamankan 1.275 butir pil yang terdiri atas 980 butir dextro dan 295 yrihexipenidyl atau trex. Pil tersebut dibungkus tas plastik, ditemukan petugas saat kontrol, Minggu (19/1) sekitar pukul 19.30.

Kasi Administrasi, Keamanan dan Ketertiban Lapas Probolinggo Adhian Setyo Utomo membenarkan pihaknya menemukan pil tersebut. Selanjutnya, pil warna kuning dan putih tersebut diserahkan oleh pihak Lapas Probolinggo ke Polres Probolinggo Kota.

Menurut Adhian, pil itu ditemukan di lengkong atau lorong antara dinding pagar dengan dinding blok sisi utara. Saat ditemukan, ribuan pil dextro dan trex itu dibungkus tas plastik dan dilakban. Begitu dibuka, isinya ternyata seribuan pil dextro dan trex. “Langsung kita simpan sebagai barang bukti,” ujar Adhian kepada sejumlah wartawan, Selasa (21/1) siang.

Dijelaskan, pil yang belum diketahui pemiliknya itu diperkirakan dilempar seseorang dari luar lapas dan jatuh di lorong. Pil ditemukan saat petugas melakukan kontrol menjelang pergantian piket. “Ditemukan di utara Blok A oleh petugas. Belum diketahui pemiliknya. Sepertinya dilempar dari luar,” katanya.

Dimungkinkan, pil akan dijual di dalam lapas oleh penghuni yang sengaja memesan pil tersebut. Sebab, pil sudah dikemas atau dibungkus dalam plastik kecil berisi 7 butir. “Sepertinya, pil siap diedarkan. Karena sudah dibungkus kecil-kecil berisi 7 butir. Soal harga, kami tidak tahu,” tambahnya 

Dalam kesempatan itu Adhian Setyo mengatakan segera menyerahkan barang bukti yang ditemukan ke Polres Probolinggo Kota agar ditindaklanjuti dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Diduga, pemilik pil itu, bukan narapidana, tetapi tahanan yang kasusnya masih dalam proses. “Karena blok sisi utara itu penghuninya para tahanan. Termasuk tahanan titipan,” pungkasnya.

Sementara, Kasat Resnarkoba Polresta AKP Harsono saat dikonfirmasi pada sore kemarin menyatakan sudah menerima barang bukti yang ditemukan di Lapas Probolinggo. Pil koplo tersebut diserahkan ke Satresnarkoba pada Selasa sore. “Kami tindaklanjuti. Kami akan lidik,  mencari siapa yang melempar dan yang memesan pil tersebut,” tandasnya.

Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan lapas untuk mengadakan atau menggelar operasi narkoba di lapas seperti yang pernah dilakukan dua bulan sebelumnya. Tujuannya untuk mempersempit ruang gerak peredarannya. “Belum tahu kapan. Tapi secepatnya. Razia dan lidik sama-sama jalan,” katanya. (ags/iwy)


Bagikan Artikel