Peristiwa

Pohon Tumbang, Timpa Kabel, Listrik Padam


KRAKSAAN – Hujan deras disertai angin kencang terjadi di Kota Kraksaan, Rabu (1/1) petang. Hujan mulai pukul 17.00 – 18.00 itu membuat sebatang pohon waru roboh dan mengenai kabel listrik. Di saat yang sama, usai hujan mulai mereda, sebagian wilayah di Kota Kraksaan padam.

Radit (37), salah seorang saksi mata mengatakan, pohon roboh itu ketika hujan deras disertai angin kencang. “Anginnya kencang banget Maghrib barusan. Tiba-tiba pohon waru yang ada di selatan jalan itu roboh ke utara,” ungkap pedagang Mie Ayam dan Bakso  tersebut.

Saat roboh, pohon yang diperkirakan setinggi 10 meter itu mengenai kabel listrik. Pohon itu sempat melintang menutup jalan di Pasar Semampir yang hendak ke Desa Bulu. “Setelah ambruk, warga sini memotong sebagian ranting dengan alat seadanya, agar jalan di sisi utara bisa dilalui kendaraan,” tuturnya.

Pantauan Koran Pantura di lokasi, pohon waru itu roboh dengan sebagian akar keluar dari tanah. Walaupun ambruk mengenai kabel listrik, namun terpantau tidak ada kabel yang terputus. Kendati sebagian kabel itu nyaris tergenang air di jalan yang setinggi 30 centimeter.

“Mungkin ini penyebab padam listrik di sini. Soalnya habis pohon ini roboh, langsung padam. Tapi sampai sekarang belum ada petugas PLN atau BPBD yang datang,” terang Radit sekitar pukul 18.00 itu.

Sementara itu, Manajer ULP PLN Rayon Kraksaan Syafi’i mengakui adanya pemadaman listrik di sebagian wilayah Kota Kraksaan selepas hujan deras dan angin kencang saat Maghrib itu.

“Tapi kami masih menginventarisir data di lapangan, penyebabnya yang mana belum diketahui. Kalau untuk kabel pasar semampir itu seandainya putus, maka yang padam sekitar Semampir sampai Kelurahan Sidomukti, tapi padam listrik ternyata juga di sebagian wilayah lain di Kota Kraksaan,” bebernya saat dikonfirmasi.

Petugas PLN Kraksaan tengah memantau kondisi lapangan, mulai dari Gardu Induk hingga ujung wilayah yang menjadi area penanganan PLN Kraksaan. “Nanti hasil pendataan akan kami sampaikan. Jika sudah ditemukan penyebabnya, secepatnya akan kami lakukan penanganan agar listrik bisa nyala lagi,” tegas Syafi’i. (awi/ra)

 


Bagikan Artikel