Peristiwa

Remaja Mesum di Masjid Diamankan


PROBOLINGGO   – Pasangan remaja yang yang berbuat mesum di masjid Al Hidayah di Jl KH Hasan Genggong, Kota Probolinggo, beberapa minggu lalu, akhirnya diamankan. Mereka diamankan Selasa (17/12) lalu di rumah masing-masing di Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang.

Hanya, pasangan remaja pria berinisial MF (17) dan gadis berinisal NS (16) itu tidak sampai diproses hukum. Kata Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Imam Pauji, pelapor Diya’uddin (46) selaku ketua takmir masjid Al Ikhlas sudah mencabut laporannya.

Menurut Wakapolresta, butuh waktu sekitar satu bulan untuk meringkus kedua remaja tersebut. Keduanya berhasil ditemukan setelah petugas meminta keterangan berbagai saksi dan melihat serta menganalisa rekaman CCTV. “Yang ditangkap pertama NS di rumahnya. Lalu, MF juga di rumahnya,” kata Kompol Imam Pauji, Kamis (19/12) siang.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu unit motor matik nopol  L 6786 TD. Berikutnya, sebuah kaos lengan panjang motif garis garis hitam putih, baju model overal bahan jeans warna hitam, 1 kerudung segi empat biru dongker, 1 hoodie merah muda bergambar bunga mawar dan  celana blue jeans.

“Melanggar pasal 281 ayat 1 KUHP yang berbunyi, barang siapa sengaja  merusak kesopanan di muka umum, dipenjara selama lamanya 2 tahun 8 bulan atau denda sebanyak banyaknya Rp 4.500,” ujar Wakapolresta.

Kedua pelaku masuk ke teras masjid dan berbuat mesum, lanjut Kompol Imam Pauji, karena kelelahan setelah berjalan-jalan di Kota Probolinggo. Mereka hendak ke rumah temannya, namun tidak ditemukan hingga kecapekan. “Kedua pelaku sudah meminta maaf dan telah menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Al-Hidayah Diya’uddin membenarkan sudah mencabut laporannya. Pertimbangannya, keluarga dan pelaku telah meminta maaf. “Saya terima permintaan maafnya. Ini jadi pelajaran bagi remaja yang lain,” katanya.

Pasangan remaja itu berbuat mesum di teras Masjid Al-Hidayah, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo pada Jumat (15/11) malam. Perbuatan mereka terekam kamera CCTV masjid. Rekaman itu pun cepat menyebar di media sosial. (gus/iwy)


Bagikan Artikel