Peristiwa

Pesisir Geger Penemuan Mayat


GENDING – Warga Desa Pesisir, Kecamatan Gending geger dengan penemuan mayat, kemarin (29/10) sekitar pukul 16.30. Namun, baru pukul 19.00 tadi malam mayat pria itu dipastikan identitasnya, yaitu Hermuksan (55), warga Desa Brumbungan Kidul, Kecamatan Maron.

Sejak awal ditemukan, jasad pria itu memang diduga merupakan seorang pencari ikan yang memanfaat momen pasang surut air laut. Pantai Desa Pesisir memang ramai didatangi pencari ikan, kerang, dan kepiting saat surut. Pasalnya, ketika sedang surut pantai yang landai akan terbentuk sejauh ratusan meter. Dan saat itu banyak jenis biota laut yang terdampar.

Sementara menurut Kepala Desa Pesisir Sanemo, teleponnya berdering dan ternyata ada kabar dari warganya tentang penemuan mayat pencari ikan. “Info awal masih belum jelas, nggak ada yang kenal. Jadi saya bantu koordinasikan dengan Polsek Gending untuk identifikasi di TKP sebelum evakuasi lebih lanjut. Penemuan mayat sekitar pukul 16.30,” jelasnya.

Kemudian info berkembang saat petang, yakni ada warga Brumbungan Kidul, Kecamatan Maron yang kehilangan anggota keluarganya. “Waktu maghrib itu belum diketahui identitasnya. Hanya ada satu keluarga datang dari Brumbungan Kidul datang ke TKP memastikan,” papar Sanemo.

Pihaknya kemudian menunggu info lebih lanjut. Barulah pada pukul 19.00 ada kepastian bahwa jenazah itu bernama Hermuksan (55). “Ba’da isyak baru kami tahu identitasnya bernama Hermuksan dan memang dari Desa Brumbungan Kidul. Setelahnya, polisi bersama pihak keluarga membawa ke RSUD Waluyo Jati untuk dilakukan otopsi,” jelasnya.

Menurut Kades Sanemo, kepolisian melakukan otopsi untuk memastikan Hermuksan meninggal akibat dibunuh atau karena hal lain yang alami seperti mengalami kedinginan atau tenggelam. Pasalnya, menurut Sanemo beberapa bulan lalu juga ada wanita pencari kerang yang tewas akibat tenggelam. Wanita itu mencari kerang saat surut, namun tidak menyadari air pasang, sehingga tidak mampu menyelamatkan diri ke tepi pantai. (ra/iwy)


Bagikan Artikel