Peristiwa

Fenomena Hujan Es Krucil, Warga: Rasanya Tawar


KRUCIL – Fenomena alam unik berupa hujan butiran es terjadi pertama kali di Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Kamis (2/10) sore lalu. Warga yang baru pertama kali mengalami fenomena itu kaget sekaligus senang. Banyak warga mengabadikan fenomena tersebut dengan ponsel dan mengunggahnya di media sosial. Bahkan, ada warga yang penasaran rasa hingga mencicipinya.

Muhammad Nurham Salim (26), warga Dusun Kebun Panas, Desa Krobongan, Kecamatan Krucil menuturkan, awal mulanya terjadi hujan pada Kamis (2/10) sekitar pukul 14.00-16.00.

“Nah, setengah jam sebelum reda itu ada suara aneh di gedek (dinding bambu rumah,red) saya. Kayak suara dilempari pasir itu,” kata Salim kepada Koran Pantura, Sabtu (5/10).

Karena penasaran, Salim keluar rumah. Betapa terkejutnya dia ketika melihat ada butiran putih yang jatuh di reremputan depan halaman rumahnya. “Besarnya kayak jari kelingking. Pas saya ambil, eh ternyata es, terasa dingin,” ujarnya.

Tidak hanya Salim yang menyaksikan fenomena itu. Bahkan, menurutnya, seluruh warga dusun Kebun Panas menyadarinya. “Ada yang malah diposting di Facebook,” ucapnya.

Kelakukan warga setempat menyambut fenomena alam itu tak kalah unik. Tidak hanya memfoto, malah ada yang membawa es itu ke dalam rumah. “Tetangga saya, pak Suri (57) malah mencicipi. Dikira manis kayak es teh, eh ternyata rasanya tawar,” ungkap Salim.

Kata Salim, kemungkinan fenomena itu tidak hanya terjadi di Desa Krobongan saja, melainkan juga desa lain yang bersebelahan dengan desa Krobongan.

“Pak Lek saya pergi kerja di Desa Seneng, Kecamatan Krucil. Sampai sana guyon di warung tentang hujan es. Habis itu, malah hujan es beneran. Berarti sama dengan di sini,” ucapnya.

Salim menerangkan, fenomena itu baru pertama kali terjadi. Dia pun tidak mengetahui penyebab terjadinya hujan es.

“Tapi memang sebelum terjadinya hujan es itu, siang dan malam hawanya dingin banget dan angin kencang,” papar Salim. (awi/iwy)


Bagikan Artikel