Peristiwa

Lupa Matikan Api, Tumpukan Ban Bekas Terbakar


PAJARAKAN – Peristiwa kebakaran terjadi di Desa Sukomulyo, Kecamatan Pajarakan pada Senin (30/9) malam, tepatnya di sebelah timur Mapolres Probolinggo sekira pukul 22.00. Api melahap tumpukan ban truk bekas di sebuah garasi truk. Penyebabnya diduga akibat karyawan lupa mematikan api di tempat pembakaran sampah.

Nito Dwi Purwoco (26), salah seorang karyawan di gudang tersebut mengatakan, pihaknya ke garasi tersebut untuk memperbaiki truk yang dikendarainya. “Saya kan sopir di sini. Karena ada kerusakan, truk saya bawa ke sini buat diperbaiki,” katanya kepada Koran Pantura, Senin (30/9) malam.

Usai bekerja, sekitar pukul 22.00 para karyawan waktunya pulang. Saat itu, kata Dwi, tersisa 5 karyawan. Sebelumnya, beberapa karyawan membakar sampah kardus di sekitaran tumpukan ban bekas di wilayah belakang garasi.

Sejumlah pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar tumpukan ban bekas di garasi truk Desa Sukomulyo, Kecamatan Pajarakan, Senin (30/9) malam. (Deni Ahmad Wijaya/Koran Pantura)

“Kami pergi ke depan untuk absensi check lock, tiba-tiba di belakang itu udah muncul asap,” kata warga Desa Sebaung, Kecamatan Gending tersebut.

Dia menyebut, saat para karyawan kembali ke belakang, hanya ada 3 ban yang terbakar. Namun dikarenakan angin bertiup kencang, api menjalar cepat dan membakar seluruh tumpukan ban di tempat tersebut.

“Angin dari selatan kencang. Jadi mungkin waktu bakar sampah itu ada percikan jatuh ke ban bekas itu. Teman-teman lupa mematikan,” terangnya.

Dwi bersama karyawan lainnya berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (Apar). Namun upaya itu gagal. “Sudah habis 3 unit, tapi gak padam, malah semakin membesar. Sampai akhirnya petugas damkar ke sini,” tuturnya.

Pantauan Koran Pantura di lokasi, ada sekitar 6 petugas pemadam kebakaran yang terjun ke lokasi. Pertama, armada pemadam berukuran kecil memadamkan api, namun api belum juga kunjung padam. “Ini sudah ketiga kalinya armada yang kecil ke sini. Ditambah 2 armada damkar ukuran besar. Tapi belum padam,” ujar seorang petugas damkar.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Unit Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Probolinggo. “Kami masih mengumpulkan data di TKP. Nanti kami kabari informasinya,” kata Suwagi, salah seorang koordinator damkar melalui sambungan telfon. (awi/eem)


Bagikan Artikel