Peristiwa

Kolaborasikan 2 Opsi Evakuasi bagi Hiu Paus


PAITON – Hiu paus (whaleshark) yang ditemukan masuk kanal PLTU Paiton sejak Kamis pekan lalu, masih dalam proses diselamatkan oleh tim gabungan. Proses evakuasinya dilakukan dengan mengolaborasikan dua opsi yang telah dirancang. Dan hingga kemarin (18/9) sore, evakuasi itu sudah sampai 80 persen.

Hal ini disampaikan Dandim 0820 Letkol Infantri Imam Wibowo yang menjadi Ketua I Tim Evakuasi Whaleshark. Menurutnya, tidak ada yang berubah dangan strategi yang sudah digodok dengan matang itu. Pihaknya hanya mengolaborasikan dua opsi itu dalam satu aksi. Sebab, menurutnya, dengan berkolaborasi, sangat memungkinkan untuk menggiring hiu keluar dari kanal.

Dijelaskan, kolaborasi itu pertama dilakukan dengan manaruh umpan di hadapan hiu. Itu untuk memancing hiu bergerak maju melawan arus. Kemudian, yang kedua menaruh jaring untuk didorong dari belakang. “Terlihat hiunya mengejar umpan yang kami kasih, dan dari belakang juga diikuti jaring,” kata Dandim.

Dari kolaborasi dua strategi tersebut, lanjutnya, hiu paus yang awalnya terjebak di inlate kanal 7, bergerak maju melawan arus sedikit demi sedikit. Hingga sore kemarin, hiu paus itu sudah berada di inlate kanal 2. “Sementara hiu masih berada di inlate 2 atau sekitar 500 meter lebih maju dari tempat semula (inlate kanal 7, red),” ujarnya.

Pihaknya terus berupaya untuk segera melepasliarkan mamalia dilindungi itu. Paling lambat proses evakuasi satwa yang berstatus indangerous tersebut akan kembali ke lautan luas sampai hari ini. “Kemungkinan hari ini (kemarin, red) hiu bisa keluar dari kanal atau paling lambat besok (hari ini, red),” tuturnya.

Dandim menambahkan, proses evakuasi itu sudah berlangsung pada Selasa sore hingga malam. Namun, lantaran cuaca yang tak mendukung, terpaksa proses evakuasi itu dihentikan. “Kami lanjutkan hari ini (kemarin, red), sampai keluar. Kalau tidak mendukung, besok (hari ini, red) kami lanjutkan lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, hiu paus itu masuk kanal PLTU Paiton, sejak Kamis (12/9) lalu. Hal ini merupakan yang kesekian kalinya, yang mana hiu paus yang sejenis juga pernah masuk di kanal, bahkan ada yang sampai mati. (yek/iwy)


Bagikan Artikel