Peristiwa

Perbaikan Jembatan Telan Rp 180 Juta


PAJARAKAN – Pondasi aspal pada jembatan Pajarakan mengalami kerusakan. Hal itu membuat Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya memperbaikinya. Total anggaran senilai Rp 180 juta disiapkan dari APBN untuk perbaikan salah satu jembatan utama di jalur Pantura tersebut.

PPK Jalan Nasional wilayah Probolinggo-Situbondo Tommy Andika mengungkapkan, anggaran sebesar itu hanya digunakan untuk mengganti bantalan pondasi aspal jembatan yang telah berusia puluhan tahun.

“Jembatan Pajarakan seharusnya dibongkar total, karena usianya sudah tua. Namun saat ini kami hanya mampu melakukan perbaikan bantalan aspalnya saja,” kata Tommy, kemarin.

Disebutkannya, pengerjaan proyek perbaikan jembatan Pajarakan itu akan berlangsung hingga 29 Agustus mendatang. Selama kurun waktu itu, akan diberlakukan sistem buka tutup jalan di sepanjang jalur pantura antara Kraksaan-Pajarakan.

“Sebagai antsipasi kemacetan panjang, kami juga bekerjasama dengan pihak Satlantas Polres Probolinggo untuk menyediakan jalur alternatif, yang memutar melewati daerah Kecamatan Krejengan,Gading, Maron, dan Pajarakan,” sebutnya.

Sementara itu, KBO Satlantas Polres Probolinggo IPTU Agus Supriyanto mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan jalur alternatif. Khususnya untuk kendaraan dengan tonase besar, baik dari arah Surabaya maupun Banyuwangi.

“Bagi kendaraan bermuatan besar dari arah Surabaya yang hendak ke Banyuwangi, kami arahkan agar melewati jalur selatan, memutar melewati Jember. Begitu pun sebaliknya,” ujarnya.

Sedangkan untuk kendaraan yang dari arah Situbondo, tetap bisa lewat di jembatan Pajarakan, karena ketika dilakukan pembongkaran jembatan itu, arus lalin akan berjalan satu jalur. Sehingga diyakini akan terjadi kemacetan.

“Sistem buka tutup ini bersifat kondisional. Apabila kemacetannya terbilang makin parah, maka sebagian dari kendaraan pribadi akan kami alihkan arusnya melalui jalur alternatif memutar melewati Condong,” bebernya. (tm/awi)


Bagikan Artikel