Peristiwa

Ditegur Majikan, Pembantu Tak Terima, Nekat Mau Bunuh Diri


PROBOLINGGO – Sebuah percobaan bunuh diri yang dilakukan Husni (30), Rabu (14/8) sekitar pukul 22.30, berhasil digagalkan aparat Polres Probolinggo Kota. Husni yang dikabarkan berasal dari Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo itu nekat melakukan perbuatan tersebut di sebuah rumah milik Nur (50) di Jl. Cokroaminoto Kota Probolinggo.

Aksi nekat Husni menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan tersebut. Bahkan kejadian malam itu, sempat membuat Jl. Cokroaminoto macet karena banyak warga yang ingin menyaksikan kejadian secara langsung.

Dari pantauan di lokasi, Husni yang tak sempurna cara bicara dan pendengarannya itu dikabarkan menghunuskan pisau ke dadanya sendiri. Upaya mengamankan Husni memakan waktu sekitar 3 jam. Lelaki yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga tersebut bisa disergap setelah aparat Polisi berhasil mengalihkan perhatiannya.

“Beberapa kali gagal. Husni berhasil disergap setelah kami alihkan perhatiannya. Saat dia lengah, kami sergap,” ujar Kapolsek Mayangan Kompol Firman setelah aksi pengamanan terhadap Husni berhasil dilakukan.

Husni sempat meronta dan menjerit histeris. Namun berkat kesigapan petugas, Husni berhasil diringkus dan dibawa keluar rumah melalui pintu belakang. Ia kemudian dimasukkan kendaraan dinas polisi dan dibawa ke mapolresta. Warga yang ingin mengetahui wajah Husni, kecewa karena yang bersangkutan keluar dari pintu belakang.

Kapolsek mengatakan, pembebasam Husni memakan waktu lama karena posisinya cukup sulit. Husni berada di dalam kamar di atas ranjang tidur. Tangannya memegang pisau yang siap dihunuskan ke dada dan perutnya.

“Kami hati-hati. Khawatir kalah cepat. Kalau kita kalah cepat, yang bersangkutan akan menusukkan pisaunya ke dadanya,” terang Kompol Firman.

Semoat beredar kabar bahwa Husni menyekap majikannya di dalam rumah tersebut. Namun Kompol Firman menyangkalnya. Menurutnya, Husni tidak menyekap Nur. Yang benar, Husni mau bunuh diri setelah ditegur pemilik rumah.

“Bukan. Bukan menyekap pemilik rumah. Tapi Husni berusaha menghilangkan nyawanya dengan pisau setelah ditegur Nur,” terang Kompol Firman.

Ada juga kabar bahwa Firman ditegur karena Husni terlibat urusan asmara di rumah tersebut. Sekali lagi Kapolsek membantah. Ia menyatakan kabar tersebut tidak benar.

“Ah kata siapa. Itu tidak benar. Ya itu tadi seperti yang saya katakan. Husni mau bunuh diri karena ditegur majikannya. Husni salah apa sampai ditegur, kami belum tahu,” kata Kompol Firman. (gus/eem)


Bagikan Artikel