Peristiwa

Siagakan Tim Pengurai Kemacetan

LECES – Lima hari pasca Idul Fitri 1440 H, arus lalu lintas di jalur selatan Probolinggo, terpantau padat. Mengantisipasi terjadinya kemacetan parah seperti pada H+1 lalu, Satlantas Polres Probolinggo menyiagakan tim pengurai kemacetan di sejumlah titik rawan di sepanjang jalur penghubung Probolinggo-Lumajang tersebut.

Tim khusus tersebut disiagakan di sejumlah titik rawan. Di antaranya di exit tol gerbang paspro timur di Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, dan persimpangan Pasar Leces, Banjarsawah, serta Tegalsiwalan. Terutama titik yang berhubungan langsung dengan jalur selatan.

Dari pantauan Koran Pantura di exit tol Leces kemarin (9/6), petugas pengurai kemacetan dari Satlantas Polres Probolinggo tampak memberlakukan sistem buka tutup jalur kendaraan. Dalam hal ini fungsi traffic light tidak berlaku.

“Hingga H+5 lebaran ini kepadatan arus balik kendaraan para pemudik masih tampak. Untuk mencegah terjadinya kepadatan, apalagi kemacetan, kami menyiagakan tim pengurai kemacetan untuk memastikan kelancaran arus balik lebaran tahun ini,” ungkap Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Ega Prayudi, kemarin.

Menurutnya, kepadatan terjadi terutama saat terjadi antrean di pintu tol Leces yang menggunakan pintu otomatis bertiket. Kapasitas pintu tol yang tersedia hanya sebanyak 2 pintu. Itu tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang hendak masuk ke dalam tol.

“Untuk mengurai kemacetan, kami utamakan kendaraan yang dari arah Probolinggo dan Lumajang terlebih dahulu untuk masuk jalur tol. Sedangkan untuk kendaraan yang melintas di jalur umum hentikan sejenak untuk memberikan ruang bagi para pemudik yang hendak  masuk jalur tol,” jelas AKP Ega.

Selain itu, Polres Probolinggo juga berkoordinasi dengan petugas pintu tol timur Paspro. Apabila ada penumpukan kendaraan di sepanjang gerbang tol, agar segera ditindak-lanjuti. Termasuk penyiagaan petugas di dekat mesin pintu tol.“Rekayasa lalu lintas ini sangat diperlukan mengingat prediksi kami puncak arus balik jatuh pada Minggu malam ini,” ujarnya.

Sementara, sampai kemarin sore ruas jalan nasional Probolinggo – Lumajang, terpantau ramai lancar. Volume kendaraan meningkat drastis jika dibanding hari biasanya. Untuk kendaraan yang melintas disepanjang jalur selatan terpantau mayoritas masih didominasi oleh kendaraan roda 2  yang melaju disela-sela atau di badan jalan sisi pinggir jalur selatan guna menghindari kepadatan kendaraan roda 4 yang melaju searah. (tm/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan