Peristiwa

Motor Nyemplung Sungai, 1 Tewas


MARON – Nasib tragis menimpa Sugiono (19), seorang remaja asal Desa Sumber Duren, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Sugiono tewas setelah mengalami kecelakaan tunggal di Desa Satreyan, Kecamatan Maron, Selasa (28/5) dini hari. Saat itu sepeda motor yang dikemudikannya nyemplung sungai.

Kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Dini hari itu Sugianto berkendara motor bersama rekannya, Rifki (15), juga warga Desa Sumber Duren. Dua remaja itu mengendarai motor Suzuki Sport nopol L 5503 AU.

Mereka disebutkan melaju dari arah utara ke selatan dalam kecepatan tinggi. Lalu sampai di lokasi kejadian, motor Suzuki Sport itu tiba-tiba keluar aspal dan nyemplung sungai di sisi kanan jalan. Kebetulan di lokasi kejadian, jalan menikung.

Warga yang berada di sekitar lokasi segera menolong dua remaja yang nyemplung sungai itu. Tetapi hanya Rifki yang berhasil diselamatkan. Sedangkan Sugianto tidak berhasil diselamatkan. Sugianto menghembuskan nafas terakhir di lokasi kejadian. Jenazahnya kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Sedangkan Rifki mengalami luka ringan dan dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapat penanganan medis. Sementara, sepeda motor yang dikendarai dua remaja itu sudah dibawa pihak kepolisian.

Kanit Laka Lantas Polres Probolinggo Ipda I Nyoman Harayasa menyampaikan, dalam kejadian itu diduga pengemudi kurang konsentrasi. sehingga saat melewati jalanan menikung, kendaraannya tetap melaju kencang hingga keluar badan jalan dan nyebur sungai.

TKP persis dalam kejadian ini adalah di tikungan Jembatan Satreyan, Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo. “Sesampai di TKP yang jalannya menikung, diduga pengendara kurang konsentrasi. Sehingga laju kendaraan lepas kendali, turun ke bahu jalan sebelah selatan, dan jatuh ke sungai,” ujar Ipda Nyoman.

Menurutnya, korban atas nama Sugianto meregang nyawa di lokasi kejadian. Sedangkan rekannya yang dibonceng, yaitu Rifki, mengalami luka ringan. “Korban yang meninggal dunia kami evakuasi ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan,” terang Ipda Nyoman. (yek/iwy)


Bagikan Artikel