Peristiwa

Pulang Kampung untuk Nyoblos, Rumah Dimaling


PROBOLINGGO – Gara-gara meninggalkan rumahnya dalam kondisi kosong, Malinda Bulkis (31) kena sial. Rumah warga Perumahan Kurnia Serayu Indah, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo ini dibobol maling. Akibatnya, satu unit laptop seharga Rp 5 juta dibawa kabur maling.

Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Bagian Humas Pemkot Probolinggo ini baru mengetahui jika rumahnya dibobol maling pada Kamis (18/4) sekitar pukul 06.00 pagi. Yakni ketika ia tiba di rumahnya itu. Sebab pada Rabu (17/4) malam, ia menginap di tumah orang tuanya di Desa/Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.

Meski tinggal di Kota Probolinggo, Malinda tercatat sebagai pemilih di kampung halamannya di Krucil. Sehingga untuk nyoblos, ia harus pulang kampung kelahirannya itu pada Selasa (17/4) malam.

Pencurian di rumah Malinda bukan kali ini saja terjadi. Malinda mengaku rumahnya pernah dibobol maling beberapa waktu lalu. (Agus Purwoko/Koran Pantura)

Awalnya, Malinda tidak sadar jika rumahnya dibobol maling. “Saya mau ambil laptop untuk dibawa ke kantor. Saya taruh di dalam lemari. Eh, enggak tahunya tidak ada,” ujarnya, Kamis (18/4) siang.

Malinda mengungkapkan, barang lain di rumahnya tidak ada yang hilang. Bahkan, televisi layar lebar yang ada di tempat terbuka juga tidak dicuri. Sadar rumahnya dibobol maling, Malinda kemudian menghubungi pamannya yang tinggal di kota.

“Setelah dicek, paman saya tahu kalau pelaku masuk rumah dari atap,” katanya.

Menurut pamannya, si pencuri masuk rumah lewat langit-langit di salah satu kamarnya yang kondisinya memang bolong. Pelaku keluar dari rumah juga dengan cara yang sama. Dugaan itu cukup kuat karena jendela dan pintu rumah tidak ada yang dirusak.

“Kayaknya sendirian. Karena yang dicuri hanya laptop. Barang lain, tidak ada yang dicolong,” tambahnya.

Malinda mengaku bukan hanya satu kali rumahnya disatroni maling. Sebelumnya, rumah tipe 36 tersebut juga pernah dibobol maling dan membawa kabur sejumlah uang.

“Perumahan ini sering kemalingan. Saya saja sudah 2 kali. Biasanya, rumah yang kosong,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendy Dwi Susanto berjanji akan menindaklanjuti kasus tersebut. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Polsek Wonoasih.

“Terima kasih infonya. Kami tindaklanjuti dan selidiki. Tapi kami minta korban segera laporan,” ujarnya. (gus/eem)


Bagikan Artikel