Peristiwa

Panther Seruduk Bokong Truk, 6 Orang Tewas

PAJARAKAN – Kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura Desa Karanggeger, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (23/3). Dalam peristiwa tersebut, 6 penumpang tewas di lokasi kejadian.

Dari informasi yang dihimpun Koran Pantura di lokasi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.00. Rombongan Panther ini dikabarkan berasal dari Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang.

Ada versi berbeda mengenai kronologi kecelakaan. Rahmad, salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian mengatakan, mobil Isuzu Panther nopol N 1037 YD yang terlibat dalam kecelakaan tersebut melaju di belakang truk nopol DK 3860 DN. Keduanya melaju kencang dari arah barat.

Sesampainya di lokasi kejadian, Panther berisi 11 penumpang plus sopir tersebut hendak mendahului truk yang melaju di depannya. Sialnya, saat hendak mendahului, truk itu tiba-tiba mengurangi kecepatan lajunya. Padahal sopir Panther belum sempat berbelok ke kanan untuk mendahului truk tersebut. Tak ayal, Panther akhirnya menghantam bagian belakang truk tersebut.

“Nah Panther itu kencang dari barat dan nabrak bokong truk itu. Moncongnya masuk ke bawah truk. Ada sekitar 11 penumpang di dalam mobil kijang,” ungkap Rahmad.

Sementara itu, Ishak, seorang warga lainnya, punmengatakan, Panther nahas itu menabrak truk yang tengah parkir di pinggir jalan. “Truk ini ada di pinggir jalan. Mobil Panther itu langsung nyosor nabrak truk,” ujarnya warga Desa Tanjung, Kecamatan Pajarakan ini.

Kanit Laka Lantas Polres Probolinggo Ipda I Nyoman Harayasa mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan maut tersebut. Dari yang diketahuinya sementara ini, truk tersebut tengah parkir di pinggir jalan. Yang melaju kencang adalah mobil Panther nahas tersebut.

“Kami belum tahu pasti, kami sekarang proses evakuasi dan melancarkan arus lalu lintas,” katanya.

Ipda Nyoman membenarkan bahwa penumpang Panther berjumlah 11 orang. Sejumlah 4 di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian, 2 meninggal dunia di IGD RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Sementara penumpang lainnya masih dirawat di IGD RSUD tersebut. “Kami masih belum mengetahui identitas korban. Dari 6 korban, 2 di antaranya anak kecil,” paparnya. (yek/eem)

Dari 11 penumpang Panther, 6 di antaranya tewas. Sedangkan sisanya dirawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. (Abdul Jalil/Koran Pantura)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan