Peristiwa

Pulang Rekreasi, Bus Pariwisata Alami Rem Blong


PROBOLINGGO – Kecelakaan lalu lintas Kembali terjadi di jalur menuju objek wisata gunung Bromo. Kali ini bus rombongan pelajar yang usai melakukan rekreasi mengalami rem blong dan menyebabkan kecelakaan beruntun di depan pasar Lumbang, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo pada Selasa (7/3) siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koran Pantura, kecelakaan bus rombongan wisata itu. Bermula dari kegagalan sistem pengereman bus pariwisata bernomor polisi (Nopol) D 7849 AQ yang tengah melaju melalui jalan menurun sebelum pasar Lumbang.

Diduga akibat sistem rem yang tak bekerja itulah, lantas bus yang berisikan puluhan pelajar itu. Melaju tak terkontrol hingga menabrak sejumlah kendaraan yang berada didepannya.

Akibatnya pun cukup fatal, karena pada saat itu aktifitas dijalur antara Lumbang – Sukapura itu tengah cukup padat. Total ada 6 kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun itu, termasuk salah satunya sepeda motor.

“Tiba-tiba terdengar suara benturan yang cukup keras dan ada teriakan dari warga yang menyaksikan adanya kecelakaan itu,” ujar Khoirul Anam salah seorang warga setempat ditemui Koran Pantura, Selasa (7/3).

Disebutkannya, jika kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 11.00 siang. Pada saat itu arus kendaraan disekitar pasar Lumbang memang cukup padat, karena aktifitas pasar memang baru saja usai.

“Pasar lagi cukup ramai mas, bus itu melaju dari arah selatan menuju utara. Kata sopirnya tadi remnya blong sehingga menabrak rombongan kendaraan lain yang ada didepannya. Banyak mobil yang pesok, busnya sendiri terperosok kesisi kiri jalan,” sebutnya.

Dijelaskannya pula, usai kecelakaan itu warga bergegas berlarian. Karena ada sejumlah warga dan pengendara yang menjadi korban. Bahkan salah satunya yakni pelajar yang tubuhnya nyaris terlindas ban depan bus pariwisata itu.

“Tadi ada dua korban yang mengalami luka parah dan bahkan tak sadarkan diri, Sedangkan empat lainnya mengalami luka ringan, namun seluruhnya telah mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya dikonfirmasi mengatakan jika pihaknya saat ini masih fokus melakukan penanganan paska kecelakaan. Baik pada pendampingan para korban, hingga pengaturan dan evakuasi kendaraan dari TKP.

“Kami masih fokus mengatur lalu lintas dan menangani para korban ini mas. Nanti saja ya untuk info lebih lengkapnya,” ujarnya.

Namun demikian, Ipda Aditya menengaskan, jika informasi terkait dengan adanya dua korban meninggal dunia itu tidak benar.

“Tidak benar informasi itu, dapat darimana info itu. Sangat disayangkan sekali, karena pastinya akan membuat keluarga korban menjadi khawatir dan panik,” tegasnya. (tm/ra)


Bagikan Artikel