Peristiwa

Tiga Komplotan Pencuri Hewan Ditangkap Polisi Probolinggo


PROBOLINGGO – Aksi komplotan pencurian hewan (Curwan) di Probolinggo berhasil digagalkan oleh Polres Probolinggo Kota. Bahkan pada operasi penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo itu. Tiga dari total Lima anggota komplotan Curwan itu berhasil ditangkap pada Sabtu (21/1) dini hari.

Informasi yang dihimpun Koran Pantura, penangkapan itu bermula dari adanya laporan dari seorang warga bernama Basri (65) warga desa Muneng, Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo yang mengaku kehilangan 2 ekor sapi miliknya pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.30.

Mendengar adanya laporan itu, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani langsung memerintahkan anggotanya untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku pencurian sapi milik Basri itu. Bahkan menggunakan sepeda motor trail, mantan Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan itu memimpin pangsung anak buahnya untuk memburu keberadaan para pelaku Curwan yang nekat beraksi di wilayah hukumnya itu.

Usai menyusuri daerah perbukitan disekitar wilayah kecamatan Sumberasih dan bahkan diperluas hingga wilayah kecamatan Wonomerto. Hingga pada akhirnya Kapolres beserta rombongannya mendapati adanya aktifitas dari 5 orang warga yang mencurigakan di daerah sekitar desa Sumberejo Kecamatan Wonomerto kabupaten Probolinggo.

“Saat pagi buta itu ada lima orang warga yang sedang menuntun 2 ekor sapi dialiran sungai sungai yang berada di tengah hutan. Saat kami datangi ternyata mereka langsung melarikan diri. Namun berkat ketangkasan anggota kami tiga dari lima tersangka itu berhasil kami amankan, sedangkan dia lainnya kabur,” ujar Kapolres Probolinggo AKBP Wadi Sa’bani, Minggu (22/1).

Terkait dengan keberhasilannya dalam menangkap komplotan Curwan itu, Kapolres menjelaskan jika dirinya sengaja mengajak perwira dan anggotanya patroli keliling untuk melakukan pemetaan di wilayah rawan kejahatan pencurian hewan ternak.

“Kami ajak semua perwira Polres Probolinggo Kota dan beberapa anggota untuk patroli di daerah rawan Curwan seperti di wilayah Sumberasih dan Tongas. Kami patroli dijalur-jalut yang berpotensi dipakai oleh para pelaku curwan itu. Hingga akhirnya kami berhasil berpapasan dengan mereka dan melakukan penangkapan,” jelasnya.

Diterangkannya pula, pada saat dihampiri oleh para petugas Kepolisian yang menyamar sebagai anggota komunitas motor trail itu.
Dua orang pelaku yang menuntun sapi itu, pada awalnya mengaku hendak untuk memandikan sapi dialiran sungai. Namun ketika ditanya beberapa pertanyaan lainnya, kedua pelaku itu justru melarikan diri bersama 3 orang pelaku lainnya yang melakukan pengawalan.

“Saat ditanyai terkait kepemilikan dua ekor sapi itu, keduanya sempat gugup dalam menjawab. Lebih lanjut saat dikejar beberapa pertanyaan lainnya, mereka juga tidak bisa menjawab itu. Justru mereka coba melarikan diri dan akhirnya kami tangkap bersama salah satu komplotan lainnya,” terangnya.

Ada pun ketiga pelaku yang ditangkap diketahui bernama Hasan Warga Wringinanom, Kecamatan Tongas, Probolinggo. Selain itu Asin dan Mat warga Desa Sumberrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

“Dari hasil pemeriksaan ternyata salah satunya merupakan residivis kasus yang sama. Dia baru setahun keluar penjara dan untuk dua pelaku lainnya yang kabur identitasnya sudah kami kantongi,” sebutnya.

Adapun Basri mengucapkan rasa Terima kasihnya kepada Kapolres Probolinggo yang telah bersusah payah melakukan oengejaran dan penangkapan terhadap para pelaku pencurian sapainya itu.

“Terima kasih banyak kepada bapak polisi yang telah susah payah mencari sapi saya. Kalau tidak ada beliau ini, mungkin sapi saya sudah hilang entah kemana,” pungkasnya. (tm/ra)


Bagikan Artikel