Peristiwa

Januari, 20 Kali Gempa vulkanik

SUKAPURA – Aktivitas Gunung Bromo sampai saat ini masih berstatus waspada. Kendati begitu, pos PVMBG Gunung Bromo mencatat sempat terjadi 20 kali gempa vulkanik selama Januari 2019.

Padahal biasanya gempa vulkanik di bulan-bulan sebelumnya tercatat hanya terjadi satu kali. Meski begitu, petugas  pos pantau Gunung Bromo menyebutkan bahwa kondisinya kini masih tergolong aman.

Seorang wisatawan dengan motor trail melintas di lautan pasir Bromo, terlihat abu vulkanik menyembur dari kawah. (Choirul Umam Masduqi/Koran Pantura)

“Ada peningkatan gempa vulkanik di bulan Januari. Tercatat 20 kali gempa vulkanik,” kata Plt Kepala Pos Pantau Gunung Bromo Wahyu Andrian  Kusuma pada Koran Pantura kemarin (3/2).

Selain karena peningkatan gempa vulkanik, ada pula  asap yang keluar dari kawah Gunung Bromo. Asap itu membubung tinggi, juga karena adanya hujan yang terus menerus di kawasan tersebut. “Ditambah curah hujan. Itu yang menyebabkan perubahan tekanan dan tinggi asap,” terangnya.

Atas kondisi ini, Wahyu meminta masyarakat sekitar dan wisatawan untuk tetap waspada dan tidak mendekati kawah dalam radius 1 kilometer. “Imbauan kami, tetap waspada. Kami berharap warga dan wisatawan tidak memasuki kawasan radius 1 kilometer dari kawah,” tandasnya.

Sementara Itu, dari pantauan Koran Pantura kemarin, kunjungan wisataw di Gunung Bromo masih tetap tinggi. Pengunjung tetap saja naik sampai ke bibir kawah. “Kan eman, jauh jauh dari Klaten, tetapi nggak tahu kawah bromo,” kata Nevi, seorang wisatawan asal Klaten saat ditemui di kawasan parkir jeep di kawah Gunung Bromo, kemarin. (rul/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan