Peristiwa

Total 6 Korban Tragedi Kanjuruhan Asal Probolinggo, 3 Terluka


PROBOLINGGO – Sebanyak 6 orang warga Kabupaten Probolinggo menjadi korban Tragedi Kanjuruhan Malang, Senin (1/10). Dari 6 korban yang terkonfirmasi Polres Probolinggo, 3 diantaranya meninggal dunia dan 3 lainnya mengalami luka.

Hal itu disampaikan Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, Selasa (4/10) saat menggelar kegiatan Piramida (Ngopi Bareng Bersama Media) di Happy Cafe dan Resto di Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

“Sampai saat ini korban yang terkonfirmasi berasal dari Kabupaten Probolinggo ada 6 orang. Sebanyak 3 orang meninggal dunia dan 3 lainnya mengalami luka. Semoga tidak ada lagi korban dari Kabupaten Probolinggo,” beber Kapolres.

Dijelaskan, 3 korban meninggal itu bernama Rizky Dwi Yuliarto (19), warga Desa Maron Wetan, Kecamatan Maron. Abian Hasiq Rifai (18), warga Desa Kandangjati, Kecamatan Kraksaan. Dan Moh Kindi Arumi Purnama (16), warga Desa Besuk Kidul, Kecamatan Besuk.

Sedangkan 3 korban lainnya yang mengalami luka bernama Bintang Kurniawan Antoro (19), Muhammad Jailani (18), dan Muh. Busthomi (19). Ketiganya adalah warga Desa Maron Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.

“Ketiganya mengalami luka lecet dan lebam pada bagian kaki. Bintang Kurniawan Antoro luka dan lebam pada kedua kakinya. Muhammad Jailani luka pada engkel kaki kiri. Sedangkan Muh. Busthomi luka bagian kaki kanannya,” papar Kapolres.

Menurut Kapolres, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap kondisi korban melalui Polsek setempat. Tak hanya itu, pihkanya juga membawakan fasilitas kesehatan untuk ketiga korban yang mengalami luka untuk dilakukan perawatan medis.

“Kemarin kami juga memberikan perawatan medis terhadap ketiga korban yang mengalami luka dan lebam asal Kecamatan Maron. Ketiganya terus kami lakukan pemantauan,” jelas Kapolres di depan awak media dalam acara Piramida. (ar/ra)


Bagikan Artikel