Peristiwa

Perbaiki Tower 52 Meter, Jatuh, Tewas


PROBOLINGGO – Nasib nahas dialami Moch. Rifai (39), warga RT/RW 001/002 Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Ia tewas setelah jatuh dari tower pemancar sinyal di Kabupaten Probolinggo, Jumat (29/7) sekitar pukul 10.00.

Dari informasi Koran Pantura, pria kelahiran Surabaya itu jatuh dari ketinggian 50 meter saat melakukan perbaikan. Korban bersama dua rekan kerjanya memperbaiki tower pemancar sinya Indosat yang ada di Dusun Krajan, Desa Sentul, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

Mereka bertiga mulai menaiki tower sekira pukul 10.00 WIB. Menurut keterangan kedua rekan korban, yakni Slamet Heri (32) dan Dwi Hartono (40), ketinggian tower yang diperbaiki itu mencapai 52 meter. Sementara korban terjatuh dari ketinggian kurang lebih 50 meter.

Dwi Hartono, yang saat itu berada di atas tower bersama korban menceritakan, sebelum terjatuh korban berada di bawah dirinya kurang lebih 2 meter. Ia mengaku tidak mengetahui pasti penyebab rekan kerjanya terjatuh.

“Sempat berpegangan pada kabel sebelum akhirnya terjatuh. Kabel yang dipegang nampaknya tidak cukup kuat sehingga teman saya itu terjatuh dan mengenai besi dari tower,” paparnya.

Kanitreskrim Polsek Gading Bripka Antono mengatakan, korban telah menggunakan alat keamanan yang lengkap sebelum naik ke atas tower. Namun saat berada di atas, kemungkinan ada alat kemanan yang tidak terpasang dengan sempurna.

“Menurut kedua rekan kerjanya, korban memang sudah memakai perlengkapan pengaman lengkap sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur, red). Korban terjatuh dari ketinggian sekira 50 meter dan sempat membentur besi tower sehingga korban meninggal di TKP (Tempat Kejadian Perkara, red),” terangnya.

Bripka Antono mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP. Pihaknya juga telah meminta keterangan kedua rekan kerja korban yang bersama-sama dengan korban di TKP. (ar/eem)


Bagikan Artikel