Peristiwa

4 Tahun, Hilal Ramadan Gagal Terlihat di Probolinggo


PAITON – Tim Rukyatul Hilal Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo gagal melihat hilal awal Ramadan 1443 Hijriyah, Jum’at (1/4). Pemantauan yang dilakukan di obyek wisata Pantai Duta di Desa Randutatah, Kecamatan Paiton tersebut gagal melihat hilal lantaran terhalang awan mendung.

Pemantauan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag setempat Akhmad Sruji Bahtiar itu dimulai sejak pukul 17.31 WIB. Yakni beberapa saat sebelum waktu tenggelamnya matahari. Selama 8 menit dilakukan pemantauan, awan mendung tetap tidak bergeser dari posisinya. Sehingga alat yang digunakan tim tidak mampu menemukan hilal yang berada di sebelah selatan matahari.

“Seharusnya posisi hilal ini berada 270 derajat hakiki dari matahari, tapi karena mendung, tidak terlihat,” kata Bahtiar.

Pihaknya menggunakan 4 alat untuk melihat hilal 1 Ramadan ini. Mulai dari gawang lokasi, Benang Azimut, dan 2 teropong bipolar. Semua gagal menembus tebalnya awan mendung.

“Jangankan hilal, sejak sore memang mataharinya sudah tidak terlihat. Jadi memang cukup sulit untuk dapat melihat, ditambah kondisinya gerimis,” paparnya.

Dengan tidak terlihatnya hilal ini, ia menjelaskan, di Probolinggo sudah 4 tahun tim rukyatul hilal gagal melihat hilal 1 Ramadan. Meski begitu, pihaknya tetap harus melaporkan hasil pemantauan ini kepada Kemenag RI.

Selanjutnya, ia mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo untuk menunggu keputusan sidang isbat yang akan dilakukan oleh Kemenag RI terkait penentuan awal.Ramadan ini.

“Setelah 101 titik pantau yang ada di Indonesia melapor ke Kemenag pusat, Kemenag baru akan melalukan sidang isbat. Untuk itu kami imbau masyarakat jangan tergesa-gesa, tunggu keputusan dari kementerian, karena di Probolinggo sendiri tidak terlihat,” terangnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir beberapa ormas Islam yakni Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Al-Irsyad, serta pihak Penfadilan Agama Kraksaan yang bertugas menyumpah saksi pengamatan hilal tersebut. (ay/eem)


Bagikan Artikel