Peristiwa

Sadis, Sopir Tikam Kernet Hingga Nyaris Tewas


PROBOLINGGO – Pengguna jalan di sekitar ruas jalan pantura masuk Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tergeletak bersimbah darah di tepi jalan setempat. Tak hanya bersimbah darah, pria tersebut juga nyaris tewas karena usus perutnya terburai keluar.

Pria yang belakangan diketahui berinisial MY itu berasal Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Ia diduga merupakan korban penganiayaan yang oleh pelakunya sengaja ditinggal kabur dengan kondisi luka parah di tepi jalan pantura.

Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah mengungkapkan, penemuan sesosok pria yang tergeletak dan bersimbah darah itu pertama kali dilaporkan oleh warga ke petugas piket Polsek Tongas pada Sabtu (19/3) pagi.

“Karena kondisinya yang parah, korban selanjutnya oleh petugas, korban dievakuasi menuju Rumah Sakit Waluyojati Kraksaan untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif,” ungkapnya, Sabtu (19/3).

Berdasarkan keterangan korban, ia dianiaya dengan cara ditikam menggunakan senjata tajam oleh seorang sopir truk kenalannya. Keduanya bertemu di dekat terminal Bungurasih, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo pada Jumat (18/3) malam.

“Korban diajak untuk menjadi kernetnya dan menemani pelaku yang merupakan sopir ekspedisi barang. Namun ketika di tengah perjalanan keduanya terlibat cekcok yang berujung pada perkelahian di antara keduanya. Di saat berkelahi itulah pelaku menikam perut korban dengan menggunakan senjata tajam,” beber Iptu Zainullah.

Dalam kondisi terluka parah, korban kemudian diturunkan di tepi jalan raya pantura tepatnya di sekitar Desa Bayeman, Kecamatan Tongas.

“Di sana korban langsung diseret dan diturunkan di tepi jalan dan lantas pelaku tancap gas untuk kabur,” ujarnya.

Terkait penanganan kasus penganiayaan berat ini, Unit Reskrim Polsek Tongas dibantu Anggota Reskrim Polres Probolinggo kota tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Sedang kami kejar pelakunya. Do’akan agar segera tertangkap dan korbannya segera pulih kembali,” kata Iptu Zainullah. (tm/eem)


Bagikan Artikel