Peristiwa

Disengat Tawon, 2 Petugas Damkar Masuk IGD


LECES – Dedikasi Suharsono dan Angga Suryanto sebagai petugas Damkar Kabupaten Probolinggo tak perlu diragukan lagi. Demi mengatasi keluhan warga yang resah akibat keberadaan sarang tawon vespa di tengah pemukiman, keduanya harus masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Leces. Itu karena mereka disengat sejumlah tawon saat melakukan proses evakuasi terhadap sarang tawon liar tersebut pada Rabu (26/1).

Saat dikonfirmasi, Suharsono yang juga komandan regu di Damkar Kabupaten itu mengatakan jika dirinya merasakan kesakitan yang luar biasa akibat sengatan tawon vespa. Bukan hanya satu sengatan, melainkan beberapa sengatan yang membuat dirinya kemudian merasakan gatal dan panas di sekujur tubuhnya.

“Padahal sudah pakai baju pengaman, namun sengatannya masih saja tembus. Kemudian tubuh saya merasa gatal dan sedikit pusing. Akhirnya oleh rekan saya dibawa ke IGD Puskesmas Leces,” ujarnya, kemarin.

Disebutkan, serangan ratusan tawon vespa itu tidak hanya menimpa dirinya, tetapi juga rekannya yakni Angga Suryanto. Dikatakannya bahwa bagian tubuh yang tersengat tawon itu langsung lebam dan terasa nyeri. Saking nyerinya, akhirnya keduanya bersepakat untuk memeriksakannya ke pusat layanan kesehatan terdekat.

“Di sana kami langsung ditangani oleh tenaga medis di IGD. Kami diberikan suntikan antibiotik untuk mengurangi rasa nyeri yang kami alami utamanya pada bagian tangan,” sebutnya.

Terpisah, Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Probolinggo Achmad Aruman mengatakan, apa yang menimpa kedua anggotanya itu merupakan bagian dari resiko pekerjaan. Namun dia memastikan jika kedua anggotanya itu telah mendapatkan perawatan medis sebagaimana mestinya.

“Keduanya sudah tercover BPJS kesehatan. Sehingga mereka telah mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan,” katanya.

Saat ditanya apakah ada reward bagi anggota yang berprestasi atau berdedikasi tinggi atas pekerjaannya, Aruman menyampaikan bahwa hal itu untuk saat ini tidak ada. Namun reward dari masyarakat baik berupa ucapan terima kasih dan semacamanya sudah pasti diterima oleh anggotanya.

“Yang jelas kami tekankan kepada anggota kalau pelayanan mereka gratis tanpa dipungut biaya. Tapi untuk akomodasi anggota pada dasarnya sudah kami sediakan sesuai harga satuan yang ada,” jelasnya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel