Peristiwa

Erick Thohir: Toilet SPBU Harus Gratis


PROBOLINGGO – Kehadiran Menteri BUMN Erick Thohir ke Kabupaten Probolinggo, Minggu (21/11), masih menyisakan cerita. Erick melalui unggahan di akun sosial Instagram pribadinya, mengungkapkan sebuah cerita tentang toilet di SPBU di Kecamatan Leces.

Unggahan tersebut mengundang perhatian netizen. Pasalnya, Erick mengaku kaget lantaran dipungut biaya saat menggunakan fasilitas toilet di SPBU Pertamina yang ada di Kecamatan Leces.

Unggahan tersebut yang diupload pada Senin (22/11) petang sekitar pukul 18.00 itu. Erick berpesan kepada jajarannya agar seluruh BUMN, termasuk Pertamina, selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. 

“Ini pesan saya untuk rekan-tekan di Pertamina dari toilet umum SPBU Pertamina, di Malasan, Probolinggo. Sudah kewajiban BUMN memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya dalam unggahan video itu.

Dalam video berdurasi sekitar 1 menit 25 detik itu, Erick bertanya kepada petugas penjaga toilet terkait tarif atau pungutan untuk pengguna fasilitas toilet umum di SPBU swasta tersebut. Di mana untuk buang air kecil dikenakan tarif sebesar Rp 2 ribu dan untuk mandi atau buang air besar dikenakan tarif Rp 4 ribu. 

“Kenapa gak gratis, ini kan fasilitas umum?” tanya Erick kepada petugas penjaga toilet tersebut. 

Pertanyaan itu langsung dijawab oleh petugas penjaga toilet dengan jawaban tidak tahu. Si penjaga mengaku dirinya hanya bekerja untuk menjaga toilet itu. “Saya kurang tahu. Soalnya saya cuma kerja, Pak,” ujar si petugas. 

Jawaban itu membuat Erick terdiam sejenak. Namun setelah itu Erick kembali mengulik informasi terkait praktek bisnis toilet umum di SPBU itu. “Jadi, ini pom bensin swasta. Terus sama yang punya dikontrak. Untuk yang kencing bayar Rp 2 ribu dan mandi Rp 4 ribu. Apa untuk perawatan?” ujarnya. 

Penjaga toilet umum itu pun hanya bisa menjawab “Iya” secara singkat. 

Mendengar jawaban singkat itu, Erick kembali memberikan penjelasan bahwa seharusnya fasilitas umum yang ada di SPBU itu digratiskan. Karena fasilitas itu termasuk dalam bentuk layanan SPBU kepada pelanggannya. Bukan justru dikomersialkan.

“Ya udah nanti yang punya SPBU ditelpon. Kenapa yoilet aja mesti bayar. Kan udah bisnis bensin,” katanya. 

Di penghujung video, Menteri Erick berpesan kepada seluruh jajaran direksi Pertamina agar fasilitas umum seperti toilet di tiap SPBU agar digratiskan untuk masyarakat. Karena pengelola SPBU sudah mendapatkan untung dari bisnis penjualan BBM. Selain itu juga pengelola mendapatkan untung lagi dari usaha toko kelontong di dalam area SPBU.

“Jadi, mestinya masyarakat mendapatkan fasilitas tambahan. Saya minta direksi Pertamina harus perbaiki. Dan saya minta, nanti seluruh kerjadama dengan SPBU swasta yang di bawah Pertamina, toiletnya gak boleh bayar. Harus gratis,” tegasnya. 

Video singkat Erick Thohir ini pun banjir dukungan dari netizen. Bahkan hingga pukul 07.30 pagi pada Selasa (23/11) sudah ada 101.000 like dan 12.776 komentar yang membanjiri kolom komentar dari eks presiden klub Inter Milan itu. (tm/eem)


Bagikan Artikel