Peristiwa

Damkar Kabupaten Probolinggo Potong Cincin Ibu Hamil


PROBOLINGGO – Namanya memang regu Damkar (Pemadam Kebakaran). Namun, pekerjaannya tidak hanya memadamkan api. Apapun problem yang dihadapi masyarakat, Damkar berupaya membantu mengatasinya. Termasuk memotong cincin.  

Sri (37) warga Desa Karanggeger, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo kini bisa bernafas lega. Pasalnya perhiasan cincin yang melingkar di jarinya kini sudah berhasil dilepaskan  Cincin itu sebelumya  tidak bisa dilepas hingga membuat jari manis  Sri  bengkak.

Agar lebih leluasa beraktivitas dalam kondisi hamil, Sri mengaku sudah beberapa kali coba melepas paksa cincinnya tersebut dengan berbagai cara. Mulai dari memakai minyak hingga membawanya ke toko emas untuk membantu melepaskannya. Namun hal itu sia-sia dan justru membuat jari Sri kian membengkak.

Lalu oleh pegawai toko emas, Sri disarankan untuk datang ke petugas Damkar Kabupaten Probolinggo dan minta bantuan melepas paksa cincin emas tersebut. Karena petugas Damkar memiliki alat khusus untuk melepas cincin yang tak bisa dilepas.

Benar saja, Pada Rabu (17/1) siang Sri mendatangi kantor Damkar Kabupaten Probolinggo di kecamatan Dringu. Disana Sri mengutarakan maksudnya untuk melepas paksa cincin emasnya yang sudah kekecilan dan membuat jarinya membengkak.

Lantas oleh petugas Damkar yang bertugas, cincin milik Sri itu pun dilihat dengan seksama. Setelah beberapa waktu pengamatan, diputuskan untuk melakukan lepas paksa terhadap cincin itu. Caranya dengan memotong cincin itu menggunakan minimal grinder atau gerinda mini.

Tak butuh waktu lama, cincin itu pun berhasil dipotong dan dilepas dari jari Sri. Lantas cincin yang telah terpotong itu diserahkan kepada pemiliknya.”Alhamdulillah sudah bisa dilepas.  Rasanya lega sekali. Karena jari saya dengan begini tidak akan bengkak lagi, dan bisa menjalani proses kehamilan dengan nyaman,” ujar Sri kemarin setelah cincinnya berhasil dilepas.

Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Pemadam Kebakaran pada dinas Satpol PP Kabupaten Probolinggo Suud mengatakan bahwa evakuasi terhadap cincin yang tak bisa lepas itu merupakan salah satu bagian dari pelayanan Damkar kepada warga.

“Memang kelihatannya sepele, tapi kejadian cincin tak bisa lepas ini sudah kali kesekian kami tangani dan bantu. Semoga layanan ini memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” tutur Suud. (tm/iwy)


Bagikan Artikel