Peristiwa

Pikap vs Elf Adu Moncong, Satu Tewas


PAITON – Rombongan peziarah asal Situbondo mengalami kecelakaan di jalur pantura Desa Sumberejo, Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo, Kamis (21/10). Kendaraan yang mereka tumpangi bertabrakan dengan sebuah pikap. Akibat kecelakaan itu, satu orang meninggal dunia, dan dan beberapa lainnya terluka.

Dari informasi yang dihimpun Koran Pantura, kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.00. Mulanya, pikap bernopol DK-8140-UL yang dikemudikan Wahyudi Widodo (26), asal Desa Pendarungan Kecamatan Kabar, Kabupaten Banyuwangi, melaju dari arah barat ke timur.

Saat sampai di lokasi kejadian, pikap itu berupaya menyalip minibus yang melaju searah di depannya. Namun di waktu bersamaan, tiba-tiba muncul mobil Elf rombongan peziarah yang dikemudikan Zaenal Murtapik (51), warga Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo.

Tabrakan tak dapat terhindarkan. Pikap dan Elf itu adu moncong di badan jalan. Benturan yang sangat kuat dan keras itu membuat warga sekitar terkejut. Sontak, warga yang berada di sekitar lokasi berhamburan mendatangi sumber suara benturan itu. Tak hanya warga, para pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut berhenti. Mereka mengevakuasi para korban.

Kecelakaan adu moncong itu membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan pada bagian depan kabin. Sehingga, sopir dan seorang penumpang yang duduk di kursi depan kedua kendaraan itu terjepit.

Warga berupaya melakukan evakuasi dengan cara dan alat seadanya. Waktu evakusi memakan waktu cukup lama. Sementara penumpang peziarah di kursi belakang sudah dievakuasi lebih dulu ke bahu jalan.

Selepas berhasil dikeluarkan, para korban yang mengalami luka-luka langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat guna mendapat penanganan medis. “Kecelakaan itu cukup keras. Sampai moncong dua kendaraan itu ringsek. Penumpangnya terjepit di dalam,” ungkap Sofyan, salah satu pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut

Tak lama kemudian, pihak kepolisian segera melakukan evakusi dan menyeret kendaraan ke bahu jalan. Terutama agar lalu lintas yang sempat macet panjang itu segera terurai kembali.

“Dua kendaraan terlibat kecelakaan dari arah berlawanan. Pikap berpenumpang satu orang. Dan Elf berpenumpang 14 orang,” ujar Kanit Laka Lantas Polres Probolinggo Ipda I Nyoman Harayasa.

Sedangkan sopir pikap, Wahyudi Widodo, mengalami luka parah. Ia sempat dirawat di RS Rizani Paiton. Namun karena lukanya parah, ia akhirnya meninggal dunia. Sementara dua orang lainnya yang terluka yakni Dedi Irawan, penumpang pikap, dan Zaenal Murtapik, sopir Elf.

“Faktor penyebab kecelakaannya human error. Diduga karena kelalaian pengemudi kendaraan pikap tidak mematuhi tata cara mendahului kendaraan di jalan raya,” jelas I Nyoman Harayasa. (yek/iwy)


Bagikan Artikel