Pendidikan

Tempat Belajar Siswa SDN Gunggungan Lor Bakal Direlokasi

PAKUNIRAN–Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo sudah merekomendasi SDN Gunggungan Lor agar kegiatan belajar-mengajar tidak dilakukan di dalam ruang kelas. Maka, sebelum ruang kelas diperbaiki, para siswa belajar di bawah tenda. Namun, pembelajaran di bawah tenda ternyata bukan tanpa masalah.

Kondisi tenda panas ketika siang hari dan banyak nyamuk ketika pagi hari. Bahkan, salah seorang siswa di sekolah tersebut sudah ada yang sakit.

Kepala SDN Gunggungan Lor Adri mengatakan, memang ada muridnya yang sudah 5 hari tidak masuk sekolah karena sakit. Namun, ia tidak memastikan sakitnya itu disebabkan ruang kelas yang panas maupun banyaknya nyamuk.

“Semalaman kan tenda ini tidak ada penghuninya dan ditutup. Jadi ketika dibuka pada pagi harinya, banyak nyamuknya. Agak siang, jadi panas. Memang ada murid yang sakit, tetapi saya tidak bisa memastikan sakitnya karena apa,” kata Adri, kemarin (15/1).

Sementara itu, Camat Pakuniran Hari Pribadi memastikan, perbaikan sekolah tersebut akan dimulai tahun ini. Namun kapan akan dimulai, ia masih akan melakukan koordinasi lanjutan dengan pihak Dispendik.

“Sudah ada kepastian dari Kementerian PUPR akan direhab, karena sekolah ini sudah layak direhab. Dan saya sudah sampaikan ke Dinas Pendidikan agar segera direhab, karena siswa di sini sangat membutuhkan kelas,” katanya.

Ia pun berencana akan merelokasi tempat belajar para siswa. Sebab, kondisi di dalam tenda yang panas, sangat dikeluhkan oleh para siswa. Selain itu, dengan kondisi yang panas, ia khawatir para siswa tidak bisa belajar secara optimal.

“Kalau bisa ditempatkan di tempat yang lebih layak lagi, karena di sini panas. Solusi dari kami, alternatifnya di balai desa. Biar tidak terlalu jauh jarak yang harus ditempuh murid, kan ini biasaya yang sekolah dari warga sekitar,” paparnya.

Namun, sebelum melakukan pemindahan tempat belajar ke balai desa, Hari mengaku akan terlebih dahulu mengumpulkan para orang tua siswa untuk menyatukan persepsi. “Lusa insha Allah akan kami kumpulkan orang tuanya dulu. Karena khawatir ada orang tua yang tidak menyanggupi pemindahan tempat belajar untuk sementara ini, dengan alasan jauh,” paparnya. (ay/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan