Pendidikan

Dispendukcapil Gandeng Sekolah Terbitkan Kartu Identitas Anak


PROBOLINGGO – Pemkab Probolinggo melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) menggandeng sekolah untuk meningkatkan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA), mulai dari SD Negeri, SMP Negeri hingga SMA Negeri dan swasta di Kabupaten Probolinggo.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Probolinggo Slamet Riyadi menyebutkan, sejak terbitnya Permendagri nomor 2 tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak (KIA), penduduk Indonesia dengan usia di bawah 17 tahun bisa mendapatkan hak sipilnya melalui kartu identitas. “Seiring dengan itu, maka melalui petunjuk bupati, kami menggandeng sekolah se-Kabupaten Probolinggo untuk jemput bola ke sekolah-sekolah secara bertahap,” ungkapnya.

Hingga saat ini sudah ribuan anak di Kabupaten Probolinggo sudah mendapatkan kartu identitasnya sejak 2018. “Ini sesuai dengan instruksi ibu bupati dan Dirjen  Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri bahwa hingga akhir 2019 urusan KIA tuntas semuanya. Setidaknya, mencapai 80 persen,” tuturnya.

Layanan pembuatan KIA dengan semangat jemput bola agar target perekaman identitas segera tercapai. (Istimewa)

 Saat ini proses pencetakan sudah mencapai 65 persen. Karena itu, Slamet optimis target yang ditetapkan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri dapat terpenuhi hingga akhir tahun.

lebih jauh, Slamet menyebutkan upaya jemput bola ke sekolah-sekolah untuk membagikan KIA yang sudah tercetak sangat efektif.  Sehingga, kartu identitas tersebut dapat segera sampai kepada pemiliknya.

Menurutnya, ada sejumlah manfaat dari KIA. Salah satunya melatih kemandirian anak. Sebab, identitas diri tersebut dapat digunakan pada pelayanan publik. ‘’Misalnya, untuk membeli tiket kereta. Atau, membuka rekening bank. Tidak perlu pakai KK lagi. KIA saja cukup,’’ paparnya.

Di dalam KIA, lanjutnya,  terdapat barcode yang berisi data-data anak. Termasuk nama orang tua dan akta kelahirannya. Sehingga, satu kartu tersebut dapat bermanfaat banyak. Khususnya, yang terkait dengan dokumen kependudukan.

“Harapannya, target KIA dapat segera tercapai dan anak-anak di Kabupaten Probolinggo segera bisa merasakan manfaatnya,’’ ungkapnya. (adv)

Tim dari Dispendukcapil menyemangati para siswa agar mulai belajar mandiri. (Istimewa)


Bagikan Artikel