Pendidikan

ISSI Hanya Miliki 1 Atlet Perempuan


PROBOLINGGO – Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Probolinggo baru saja menggondol 2 gelar juara di ajang KONI Cup Kabupaten Blitar, Minggu (1/9) lalu melalui Dimas Adityia Ramadhan (13) dan Fathur Rahman (15). Pengurus ISSI mengakui dominasi laki-laki dalam komposisi atlet. Hanya ada 1 atlet perempuan di ISSI Kabupaten Probolinggo.

Fauzan, pengurus ISSI setempat di bidang perlombaan berharap dengan prestasi tersebut dapat menggaet potensi-potensi baru yang akan bergabung dengan ISSI setempat. Ia mengatakan, saat ini atlet-atlet binaan dari ISSI setempat mayoritas terdiri dari laki-laki. “Atlet-atlet kami masih kebanyakan laki-lakinya, kalau atlet perempuan kami hanya ada satu atas nama Aisyah Putri Aprilia,” katanya, Senin (2/9).

Laki-laki yang berdomisili di Desa Alassumur Kulon, Kota Kraksaan tersebut mengatakan, kesulitan mendapatkan atlet perempuan bukan hanya dialami oleh ISSI setempat.

Ia menilai, di beberapa daerah yang lain juga mengalami kondisi yang hampir serupa, sehingga dalam penilaiannya, ia meyakini potensi atlet perempuan untuk mendapatkan gelar dalam sebuah turnamen lebih besar daripada atlet laki-laki.

“Kalau kesempatan untuk meraih juara sebenarnya lebih terbuka perempuan, karena saingannya juga tidak terlalu banyak, makanya sayang sekali sebenarnya kalau atlet perempuannya tidak ada,” katanya.

Ia pun mengaku tidak bisa memaksakan seseorang untuk bergabung menjadi atlet binaan ISSI setempat, namun ia akan terus berusaha untuk melatih para atlet-atletnya semaksimal mungkin agar mampu mengharumkan nama Probolingo. Dengan begitu, ia meyakini akan ada atlet-atlet baru yang akan bergabung.

“Mungkin ini karena olah raganya cukup ekstrem, akhirnya sedikit peminat dari perempuan. Tapi nanti kalau ada yang mau bergabung, kami akan bina dengan baik agar bisa berprestasi juga, sehingga bisa mengharumkan nama Probolinggo,” katanya.

Ia menambahkan, para atlet yang akan bergabung dengan ISSI tidak akan menemui kesulitan dalam proses pendaftarannya. “Yang penting dia punya niat, kami akan terima dan kami bina untuk berprestasi, gratis asalkan itu warga Kabupaten Probolinggo,” tegas Fauzan. (ay/awi)


Bagikan Artikel