Pendidikan

Dapat Laptop, Pelajar Pemanjat Bendera Menangis

DRINGU – Fajar Yudha Rizky pelajar kelas XII SMAN 1 Dringu, dan Firman Aditia pelajar kelas VI SDN Kalisalam 1 terus mendapat atensi dari sejumlah tokoh. Keduanya telah mendapat hadiah dan sejumlah fasilitas dari Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari. Hadiah untuk kedua pelajar itu datang lagi, Selasa (20/8) pagi. Yakni dari Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto.

Perlu diketahui, dua pelajar ini menjadi perhatian setelah keduanya berupaya melepas bendera yang terlilit dan tak bisa diturunkan dari ujung tiang. Yakni pada upacara penurunan bendera pada 17 Agustus sore lalu. Rizky berhasil melepas bendera yang terlilit. Adapun Adit sempat berusaha naik tiang, namun gagal. Meski demikian, Adit juga mendapat apresiasi.

Kapolres AKBP Eddwi memberi hadiah kepada kedua pelajar tersebut. Masing-masing berupa sebuah laptop. Penyerahan hadiah kepada Rizky dilakukan di upacara khusus di halaman sekolahnya, Selasa pagi.

“Aksi heroik yang dilakukan oleh Rizky ini menunjukkan jiwa patriotismenya sudah sangat kuat. Dan hal itu patut diapresiasi, mengingat di usia mudanya dia telah berani mengambil resiko dengan memanjat tiang dan membetulkan posisi bendera yang tersangkut. Padahal dia tahu itu membahayakan keselamatannya,” ungkap AKBP Edwwi Kurniyanto.

Pemberian hadiah itu mengundang perhatian puluhan guru dan ratusan siswa lainnya. Mereka turut senang dan bangga atas aksi heroik yang dilakukan oleh salah satu siswa dan rekannya itu. “Kami bangga punya murid seperti Rizky. Aksinya itu sama sekali tak terduga dan ternyata mengangkat nama baik sekolah kami,” kata kepala sekolah SMAN 1 Dringu Atim Sucianah.

AKBP Eddwi kemudian datang ke sekolah Adit yang merupakan siswa kelas VI SDN Kalisalam 1. Kapolres lantas menyerahkan hadiah laptop kepada pelajar yang pertama kali mencoba memanjat tiang bendera namun gagal tersebut.

“Ini ada sedikit hadiah dari polisi. Semoga Adit yang bercita-cita menjadi polisi ini bisa memakai laptop ini untuk belajar dan kelak menjadi polisi seperti saya,” kata mantan Kabag Ops Polrestabes Surabaya ini.

Kepala sekolah SDN Kalisalam 1 Khusnul Khotimah mengaku bangga sekaligus senang dengan kedatangan Kapolres beserta rombongannya. Menurutnya, Adit tak hanya memiliki semangat patriotisme. Adit secara akademik, termasuk siswa yang pandai dan tidak nakal. “Terima kasih telah datang ke sekolah kami. Semoga Adit semakin giat belajarnya setelah diberi hadiah oleh Kapolres,” ungkap Khusnul. (tm/eem)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan