Pendidikan

Wakil Bupati Pantau Pelaksanaan UNBK


KRAKSAAN – Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo H.A. Timbul Prihanjoko memantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin (22/4). Sekolah yang dipantau ujiannya adalah SMP Negeri 2 Kraksaan.

Wabup Timbul didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo Dewi Korina, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo, Statistik, dan Persandian Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo, serta Kepala SMP Negeri 2 Kraksaan Miswagiyanto.

Rombongan Wabup tiba di SMPN 2 Kraksaan sekitar pukul 11.00, bertepatan dengan ujian sesi kedua. Dalam kesempatan tersebut, Wabup Timbul melihat dari dekat aktivitas siswa-siswi SMP Negeri 2 Kraksaan yang sedang mengerjakan soal UNBK yang tersaji di layar komputer.

Wabup Timbul mengatakan, pelaksanaan UNBK jenjang SMP sejak tahun pelajaran 2018/2019 sudah mencapai 100 persen. Artinya semua lembaga setara SMP, sudah bisa menyelenggarakan UNBK.


Wakil Bupati Probolinggo HA Timbul Prihanjoko saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMP Negeri 2 Kraksaan. (Abdul Jalil/Koran Pantura)

“Sejauh ini pelaksanaan UNBK berjalan dengan lancar. Hanya saja, beberapa komputer ada yang besar dan ada yang kecil. Ke depan bisa dibuat standar. Kasihan kalau layarnya kecil, siswa-siswi sampai melotot melihat layarnya,” katanya.

Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengungkapkan, UNBK tahun ini diikuti oleh 16.078 siswa. Terdiri dari 9.783 pelajar SMP dan 6.295 orang pelajar MTs. Seluruhnya berasal dari 397 lembaga SMP dan MTs negeri/swasta di kabupaten setempat. “Semoga UNBK bisa berjalan dengan lancar dan sukses,” harapnya.

Jika terjadi gangguan server, Dewi Korina menyatakan pihaknya sudah menyiapkan tim khusus. Tim ini dipastikan akan bertindak cepat untuk mengatasi masalah gangguan jaringan secara tepat dan cepat.

“Sempat ada keterlambatan token, tetapi sudah teratasi. Mudah-mudahan saja tidak ada gangguan listrik. Kami juga sudah menyediakan genset untuk antisipasi listrik padam,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Kraksaan Miswagiyanto mengatakan, ujian di lembaganya diikuti oleh 230 siswa. Mereka melaksanakan ujian dengan memanfaatkan 2 ruang laboratorium yang tersedia. Di dalamnya terdapat peralatan 80 unit komputer dan 4 server. Setiap laboratorium mempunyai 1 server utama dan server cadangan. Setiap server kapasitasnya adalah 40 klien.

“Kami berharap kepada seluruh anak didik agar keberhasilan jangan dihitung dengan yang lain. Di sini, yang diutamakan adalah nilai kejujuran. Karena nilai kejujuran ini mengarah kepada integritas. Mudah-mudahan peserta UNBK di Kabupaten Probolinggo meraih integritas yang luar biasa,” ungkapnya. (yek/eem/adv)


Bagikan Artikel