Pendidikan

Aktifitas belajar mengajar di salah satu lembaga pendidikan di Kota Kraksaan. Sejauh ini, jumlah tenaga guru dinilai masih kurang. (Abdul Jalil/Koran Pantura)

Kurang 726 Guru, Tunggu P3K

KRAKSAAN – Sejauh ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mengalami kekurangan tenaga pengajar sebanyak 726 guru. Sebagian kekurangan itu pada tenaga pengajar Sekolah Dasar (SD). Untuk itu, pemkab tengah menunggu proses perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Berdasar data dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo, kekurangan tenaga pengajar sebanyak 726 guru. Rinciannya, kebutuhan total guru SD sebanyak 5.620 guru, tersedia hanya 5.056 guru, jadi kurang 564 guru. Sementara SMP kebutuhan guru sebanyak 1.375 guru, tersedia 1.213 guru, kurangnya 126 guru.

Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina membenarkan kekurangan guru sejumlah 726 orang. Sebagian besar ada di tenaga pengajar SD. “Tidak menutup kemungkinan itu bisa bertambah. Itu belum guru yang akan pensiun tahun ini,” katanya saat dikonfirmasi, kemarin (13/1).

Ia menyampaikan, untuk menutupi kekurangan guru tersebut, pihaknya sementara waktu menyiasatinya dengan melakukan metode pembelajaran kelas rangkap. “Jadi satu guru mengajar dua kelas, atau mata pelajaran yang nggak jauh beda. Misal guru matematika mengajar pelajar fisika juga,” paparnya.

Namun meski metode itu sudah dilaksanakan, pihaknya masih tetap menunggu ada perekrutan lagi. Ia mengatakan, untuk kekurangan tenaga pengajar itu akan ada perekrutan Guru Tidak Tetap (GTT). Namun perekrutan itu masih belum bisa dipastikan kapan dan berapa jumlah yang bisa diambil. Sebab, menurutnya, harus menyelaraskan dengan APBD yang ada.

“Sebelum perekrutan GTT itu, kami juga tengah menunggu perekrutan P3K dari pusat. Kami masih belum tahu kapan itu. Semoga saja nanti perekrutan P3K itu bisa membantu menyelesaikan persoalan kekurangan guru di sekolah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo Abd Halim mengatakan, tahun ini akan ada perekrutan P3K itu. Tapi pihaknya masih belum bisa memastikan kapan perekrutan itu dibuka. “Kami juga belum bisa memutuskan berapa peserta yang akan diterima nanti,” ucapnya saat dikonfirmasi via telpon. (yek/ra)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan