Pemilu 2024

3.354 Pantarlih Kabupaten Probolinggo Siap Lakukan Coklit


PROBOLINGGO – Sebanyak 3.354 petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) se-Kabupaten Probolinggo siap melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Hal itu terungkap usai dilakukannya pengukuhan dan pelantikan serentak terhadap 3.354 Pantarlih di 330 Desa/Kelurahan se Kabupaten Probolinggo pada Minggu (12/2). Pelantikan tersebut dilakukan oleh ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) desa masing-nasing atas nama Ketua KPU Kabupaten Probolinggo.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo, Lukman Hakim menjelaskan jika agenda pelantikan ini. Dilaksanakan secara serentak bukan hanya di wilayahnya saja, melainkan juga di Seluruh Indonesia.

“Setelah Pantarlih dilantik, acara dilanjutkan dengan Apel kesiapan pantarlih dengan penyematan Topi pantarlih, rompi Pantarlih, ID Card, serta distribusi alat kerja Pantarlih berupa buku panduan, dokumen-dokumen, stiker, dan lain-lain,” jelasnya, Minggu (12/2).

Selanjutnya, dikatakannya seluruh Pantarlih juga diberikan bimbingan teknis (Bimtek), sebelum turun ke wilayah kerja di TPS masing-masing.

“Mereka diberikan Bimtek dulu agar mereka memahami tugas-tugasnya. Termasuk materi terkait dengan penggunaan aplikasi e coklit,” katanya.

Disebutnya Pantarlih ini akan mulai bekerja pada 13 Februari hingga 14 Maret 2023 mendatang. Ada 3 tugas utama dari Pantarlih, antara lain melakukan perbaikan terhadap data pemilih, memasukan masyarakat yang sudah memenuhi syarat namun namanya belum terdaftar/belum ada dalam daftar pemilih, dan mengeluarkan pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat (TMS) dari daftar pemilih.

“Tugas utama tersebut dilaksanakan secara langsung sesuai dengan informasi yang ada dilapangan dibuktikan dengan coklit data yang tercantum dalam KTP-el dan KK,” sebutnya.

Lebih lanjut Lukman meminta warga masyarakat untuk membantu tugas Pantarlih yang bertugas door to door ke setiap rumah. “Dengan menunjukkan KTP-el dan Kartu Keluarga (KK) kepada Pantarlih, berarti warga masyarakat sudah membantu tugas KPU sebagai penyelenggara Pemilu.” pintanya.

Ditambahkannya, dengan kerjasama yang baik dari setiap warga, akan mempermudah tugas para Pantarlih dalam melakukan proses pemutakhiran data. Sehingga nantinya data yang berhasil dihimpun oleh Pantarlih adalah data yang valid dan akurat.

“Dan pada akhirnya Data Pemilih yang Valid, Mutakhir, dan Akurat,akan mewujudkan Pemilu 2024 yang berkualitas,” pungkasnya. (tm/ra)


Bagikan Artikel