Pemilu 2024

KPU Kabupaten Probolinggo Harapkan Partisipasi Pemilu 90 Persen


PROBOLINGGO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo secara resmi melantik sebanyak 990 Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Alun-alun Kota Kraksaan, Selasa (24/1/2023). Dalam kesempatan itu, KPU menyatakan harapan partisipasi masyarakat pemilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sebesar 90 persen.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Lukman Hakim. Ia menyampaikannya di hadapan 990 PPS dan 120 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari 330 Kelurahan/Desa di 24 Kecamatan di Kabupaten Probolinggo.

“Suksesnya pemilihan, salah satunya ditentukan dengan tinggi rendahnya tingkat partisipasi pemilih. Dalam hal pemilu, diukur dari banyak sedikitnya pemilih yang hadir dan memberikan hak pilihnya lewat TPS (tempat Pemungutan Suara, red),” ujarnya.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Lukman Hakim foto bersama 990 PPS dari 24 kecamatan di Gedung Islamic Center Kraksaan, Selasa (24/1/2023)

Jika berkaca pada angka partisipasi pemillih dalam Pemilu 2019 lalu, angkanya mencapai 83 persen. Yakni dari jumlah pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang datang ke TPS dan memberikan hak pilihnya.

“Saat itu tingkat partisipasi pemilih di kabupaten Probolinggo ada di angka 83 persen. Memang bukan menjadi yang terbaik. Namun kami optimis angka itu akan bertambah di pemilu 2024 mendatang,” terang Lukman.

Optimisme itu, kata Lukman, sama sekali tidak berlebihan. Ia cukup yakin dengan komposisi dan SDM PPK dan PPS yang ada saat ini. Mereka dinilai akan mampu mewujudkan harapan partisipasi masyarakat pemilih di kabupaten Probolinggo di Pemilu 2024 pada angka 90 persen.

“Harapan itu cukup realistis, mengingat ujung tombak KPU yakni PPK dan PPS yang telah dilantik ini, secara kualitas kami nilai layak dan mampu untuk mengajak peran serta masyarakat guna menentukan pilihan politiknya di Pemilu 2024 mendatang,” katanya.

Lukman menegaskan, PPK dan PPS saat ini diisi orang yang telah berpengalaman. lalu ditambah sebagian lagi yang merupakan pendatang baru. Tentunya hal itu akan memunculkan semangat untuk mengawal dan mensukseskan serta mewujudkan Pemilu serentak pada tahun 2024 menjadi salah satu Pemilu yang berkualitas.

“Dalam prosesnya, kami selalu menekankan terkait dengan komitmen dan pakta integritas dari sesorang penyelenggara pemilu. Karena itu jargon kami yakni salam integritas 24 jam, Bersama KPU Kita Bahagia, selalu kami sampaikan. Hal itu sesuai dengan tagline kami. Yakni, KPU Melayani,” tegasnya.

Oleh karena itu, untuk mewujudkan target partisipasi pemilih diangka 90 persen itu, pihaknya akan gencar menggandeng seluruh stake holder. Mulai dari unsur pemerintahan daerah dan desa, hingga kepada para tokoh masyarakat. Yakni dengan mengajak para pemilih secara door to door apabila dibutuhkan.

“Dalam sistem demokrasi ini, setiap suara dari pemilih menjadi sangat berharga. Karena itu tugas kami adalah untuk memastikan tersalurkannya hak suara pemilih secara Luber Jurdil (Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia, serta Jujur dan Adil.red),” terang Lukman. (tm/eem)


Bagikan Artikel