Pembangunan

Berbahaya, Perbaikan Jalan Dikeluhkan Warga


PROBOLINGGO – Perbaikan Jalan Raya Bromo di Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo dikeluhkan warga. Bahkan, hal ini sampai viral di medsos. Alat berat yang mangkrak di lokasi perbaikan jalan tersebut jadi bahan perbincangan miring di medsos.

Berdasar data yang dihimpun Koran Pantura, perbaikan jalan ini sudah berlangsung beberapa bulan lalu. Hanya, sampai saat ini pelaksanaan proyek masih belum rampung. Bahkan, alat berat berupa ekskavator atau bego rusak dan terparkir begitu saja di jalan. Akibatnya, toko dan warung juga mengalami penurunan omzet.

Tidak hanya omzet toko yang turun, mangkraknya alat berat dan material itu dinilai juga membahayakan pengendara jalan. Terlebih semua berserakan tanpa adanya papan peringatan.

Bambang, salah satu warga setempat mengatakan, adanya alat berat yang terparkir di depan tokonya tersebut sudah berlangsung lebih dari 15 hari. Karena kondisi itu pula, akhirnya penjualan di tokonya menurun. Tidak hanya toko, tapi warung milik tetangganya juga mengalami kondisi serupa. 

“Sudah dua minggu yang mangkrak, makanya penghasilan toko juga menurun. Termasuk warung kopi di depannya yang tertutupi material juga sama,” kata Bambang, kemarin (30/11).

Tidak hanya menurunkan penghasilan, Bambang mengaku adanya alat berat mangkrak dan material yang berserakan membuat warga yang melintas terjatuh. “Tumpukan material juga mengakibatkan kecelakaan. Sudah dua kali ada pengendara yang jatuh,” katanya.

Ia bersama warga lain berharap agar perbaikan jalan itu segera dilaksanakan. “Kasihan orang yang melintas, termasuk pemilik usaha di sepanjang jalur yang diperbaiki ini,” ujarnya.

Sementara itu, penilik jalan Nasional Probolinggo Soleh mengatakan untuk alat berat yang diancam dijual oleh warga itu lantaran memang kondisinya rusak. “Sudah kami sampaikan ke kontraktor soal itu, karena memang kondisinya rusak,” kata Soleh.

Soleh menyatakan, perbaikan jalan tersebut dibatasi maksimal sebulan ke depan. “Sebulan harus selesai, harus itu. Sesuai kontrak,” terangnya. 

Sementara untuk lanjutan pengerjaan, Soleh mengaku pihak kontraktor akan melanjutkan hari ini. “Infonya begitu, mudah mudahan segera digarap,” tandasnya. (rul/iwy)


Bagikan Artikel