Pembangunan

427 Rumah Dibedah Tahun Ini


PROBOLINGGO – Tahun ini Pemkab Probolinggo membidik 427 unit rumah untuk dibedah atau dilakukan rehabilitasi. Hingga saat ini, sekitar separo dari total unit rumah pada program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) itu telah tuntas dikerjakan.

Berdasar data dari Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Probolinggo ada 427 unit rumah yang tercatat dalam program RTLH. Rinciannya, dari dana APBD sebanyak 374 unit rumah yang tersebar di 14 desa. Sedangkan dari dana DAK sebanyak 53 unit rumah yang tersebar di 3 desa.

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief menyampaikan, dari 17 desa yang menjadi sasaran program RTLH tahun ini, paling banyak dialokasikan pada Desa Tambakukir, Kecamatan Kotaanyar sebanyak 100 unit. Itu demi membantu masyarakat dan desa untuk meningkatkan perekonomian warga setempat.

Dari sekian unit rumah yang tercatat, kata dia, separo dari total telah tuntas dilaksanakan. Setiap unit rumah dari dana APBD itu mendapat jatah anggaran senilai Rp 15 juta. Sedangkan bedah rumah yang dianggaran dari DAK mendapat dana senilai Rp  20 juta.

“Hingga saat ini sekitar 200 lebih unit rumah sudah dilaksnaakan. Ada yang sudah tuntas, ada yang masih proses. Sisanya masih menunggu antrean. Kami upayakan tuntas semua tahun ini,” ungkap Oemar.

Ia menjelaskan, program RTLH tersebut merupakan bantuan bedah rumah dari pemerintah untuk masyarakat. Artinya, dana bedah rumah itu digunakan pemilik rumah untuk kebutuhan material dan biaya upah pekerja.

“Nanti warga atau pemilik rumah yang akan bangun rumahnya dapat menambahkan sisanya. Jadi, itu berupa bantuan untuk meringankan warga dalam memperbaiki rumahnya,” jelas dia.

Oemar menambahkan, untuk mendapat bantuan dana RTLH tersebut, pihaknya tidak semerta-merta diberikan begitu saja. Pihaknya perlu melakukan peninjauan lokasi. Jika rumah yang diajukan masuk dana spesifikasi dan sesuai prosedur, maka dana akan dikucurkan untuk bantuan bedah rumah.

“Rumah yang tidak masuk dalam data tahun ini akan dilakukan tahun depan. Setiap tahun program tersebut akan terus digulirkan untuk membantu warga dan meningkatkan perekonomian warga dan daerah,” tuturnya. (yek/iwy)


Bagikan Artikel