Olahraga

Gelar HIPMI Cup, Desak Terbentuknya Cabor E Sport


KRAKSAAN – Dalam rangka menggairahkan kembali olahraga Electronic Sports (E-Sport) di Kabupaten Probolinggo. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Probolinggo menggelar event lomba E Sport game Mobile Legend yang bertajuk HIPMI Cup 2022.

Dalam gelaran event yang diikuti oleh sebanyak 16 tim atau sebanyak 80 peserta itu. Masing-masing saling beradu dalam pertandingan yang diselenggarakan secara Offline di Cafe Metro Kraksaan pada Minggu (11/9) siang sekitar pukul 13.00 siang.

Bahkan saking sengitnya pertandingan diantara belasan tim tersebut. Pertandingan final baru tuntas sekitar pukul 23.00 malam. Tim yang keluar sebagai juara I di HIPMI Cup yakni Tim E Sport MGT Kabupaten Probolinggo. Disusul Juara II yakni tim E Sport HIPMI PT Universitas Nurul Jadid (UNUJA). Dan terakhir yakni juara III yang disabet oleh tim E Sport DBL Kota Probolinggo.

Ketua HIPMI Kabupaten Probolinggo Galih Teguh Wahono mengungkapkan, penyelenggaraan event HIPMI Cup ini. Merupakan inisiatif dari para anggotanya yang menghendaki agar olahraga E Sport di kabupaten Probolinggo kembali diangkat dan dikenalkan kepada masyarakat umum utamanya untuk kalangan para pemain game (Gamers).

“Kami sadar betul akan potensi para gamers di kabupaten Probolinggo yang cukup melimpah. Namun selama ini belum mampu ditampung dan dikelola dengan baik dalam suatu wadah yang menaunginya,” ungkapnya, Senin (11/9).

Dijelaskan owner dari hotel Kampoeng Kita itu, jika sudah seharusnya pemerintah daerah melalui KONI Kabupaten Probolinggo-nya bisa dan mampu mengakomodasi antusiasme dari para Gamers tersebut. Karena di kabupaten Probolinggo pastinya ada ratusan bahkan ribuan Gamers. Itu merupakan aset yang berharga dan apabila dikelola dan dibina dengan baik pastinya akan mampu menorehkan prestasi di bidang olahraga E Sport.

“Karena itu kami mendesak sebagai perwakilan pemuda, dalam hal ini dari kalangan pengusaha muda. Mendorong atau bahkan mendesak kepada KONI Kabupaten Probolinggo agar segera membentuk pengkab cabor E Sport di kabupaten Probolinggo, sebagaimana seperti yang sudah ada didaerah maju lainnya,” jelasnya.

Disebutnya jika event lomba seperti HIPMI Cup ini hanyalah stimulus atau rangsangan bagi para gamers yang haus akan event yang kompetitif. Karena sebagus apapun sebuah tim E Sport apabila tidak dikelola dan dibina serta diarahkan dengan baik. Maka hal itu akan percuma saja dan tentunya hal itu sangat disayangkan.

“Sebagaimana diketahui E Sport itu kan cabor yang akan dipertandingkan di Porprov Jatim tahun depan. Seharusnya KONI bergerak cepat dengan membentuk kepengurusan Cabor ini. KONI harus aktif jangan hanya pasif,” sebutnya.

Menanggapi hal itu, Ketua KONI Kabupaten Probolinggo Zainul Hasan menyampaikan bahwasannya untuk membentuk sebuah cabor baru seperti E Sport pada dasarnya sangat mudah. Terlebih di pengurusan Provinsinya sudah ada dan terbentuk. Masalahnya hanya komunikasi antara ESI Pengprov Jatim dan KONI Kabupaten Probolinggo ini tidak berjalan dengan baik.

“Informasinya sudah ada formasi calon kepengurusan ESI untuk Kabupaten Probolinggo. Tapi hingga saat ini, kami belum mendapatkan surat pengajuan atau proposal dalam bentuk apapun dari pengurus yang ditunjuk itu. Intinya kami sangat terbuka untuk mengakomodasi cabor E Sport ini, masalahnya tinggal di internal calon kepengurusannya itu saja,” pungkasnya. (tm/ra)


Bagikan Artikel