Olahraga

Ketua KONI Kabupaten Probolinggo Berganti, Zainul Hasan Gantikan Sugeng


PROBOLINGGO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) pada Senin (22/8) lalu. Dalam rapat dengan agenda utama pemilihan ketua umum (ketum) itu, H. Zainul Hasan sebagai Ketum baru KONI Kabupaten Probolinggo.

Zainul Hasan menggantikan Sugeng Nufindarko selaku petahana. Ia terpilih setelah dalam pemungutan suara yang digelar secara terbuka. Dalam pemungutan suara tersebut, Zainul Hasan mengantongi dukungan sebanyak 25 suara dari 25 cabang olahraga (cabor). Sedangkan Sugeng Nugindarko hanya mendapatkan suara dukungan sebanyak 4 suara dari 4 cabor.

Selebihnya, ada 3 suara yang dinyatakan abstain. Yakni suara milik cabor Pengkab Persatuan Tenis Meja Indonesia (PTMSI) Kabupaten Probolinggo, KONI Provinsi Jawa Timur, dan Ketua KONI demisioner. PTMSI abstain karena terdapat masalah internal. Sementara perwakilan KONI Provinsi tidak hadir saat proses pemungutan suara. Sedangkan Ketua KONI demisioner yang tidak memberikan suaranya.

Ketua Panitia Musorkab Kabupaten Probolinggo Suloso mengungkapkan, jalannya Musorkab sempat diwarnai dengan adanya berbagai interupsi dari peserta Musorkab. Namun secara keseluruhan jalannya Musorkab berjalan dengan lancar dan kondusif.

“Alhamdulillah jalannya Musorkab kemarin telah berjalan dengan sukses. Hingga pada agenda utama pemilihan ketua umum, semuanya berjalan dengan lancar dan kondusif,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketum KONI Kabupaten Probolinggo terpilih Zainul Hasan menyampaikan rasa Terima kasihnya kepada seluruh cabor yang telah memberikan mandat dan kepercayaan kepadanya. Menurutnya, tugas sebagai Ketum KONI akan segera ia mulai. Yakni dengan melakukan konsolidasi dengan seluruh cabor dan menyusun struktur kepengurusan yang baru.

“Konsolidasi ini penting dilakukan untuk segera bergerak cepat dalam menata dan menyusun strategi pembinaan cabor untuk menghadapi Porprov tahun depan,” katanya.

Pria asal kecamatan Maron itu menyatakan, untuk menyambut pesta olahraga tingkat Provinsi Jawa Timur itu, berbagai perbaikan pembinaan harus dilakukan. Misalnya dalam hal perekrutan bibit atlet hingga peningkatan kualitas atlet potensi yang sudah ada.

“Berbagai program pembinaan atlet yang sudah baik akan tetap dilanjutkan. Sedangkan untuk perekruran bibit atlet usia dini akan lebih kami optimalkan. Ini demi tersedianya SDM atlet yang melimpah serta tentunya peningkatan kualitas pelatih yang benar-benar memiliki kompetensi melatih,” terangnya.

Dengan demikian, diharapkan target untuk memperbaiki kualitas atlet Kabupaten Probolinggo bisa tercapai. Yang secara tidak langsung nantinya akan berkorelasi dengan pencapai para atlet di ajang Porprov mendatang.

“Target kami tidak muluk-muluk, kami ingin memperbaiki posisi di klasemen dengan cara meraih medali sebanyak mungkin,” tegasnya.

Sementara itu, Ketum KONI Kabupaten Probolinggo demisioner Sugeng Nufindarko berharap agar kepengurusan yang baru bisa melanjutkan tongkat estafet pembinaan olahraga di kabupaten Probolinggo agar semakin baik.

“Hasil kerja kami sebelumnya sudah sangat baik. Perolehan medali kami naik dua kali lipat dibanding Porprov sebelumnya. Saya titip para atlet yang sudah ada, agar terus ditempa dan dibina agar bisa meraih prestasi optimal demi nama baik Kabupaten Probolinggo,” ungkap Sugeng. (tm/eem)


Bagikan Artikel