Olahraga

Duo Probolinggo Gagal Total di Pra Porprov Jatim VII


PROBOLINGGO – Dua tim sepakbola kebanggaan Probolinggo yakni tim Porprov Kota Probolinggo dan Tim Porprov Kabupaten Probolinggo gagal total diajang Pra Porprov VII Jawa Timur. Dalam ajang kualifikasi yang diikuti 28 tim perwakilan dari 28 Kota/Kabupaten di Jawa Timur itu. Kedua tim gagal lolos setelah hanya mampu bertengger di posisi 3 dan 4 klasemen akhir.

Mirisnya tim sepakbola Porprov Kabupaten Probolinggo, bahkan tak mampu meraih satu pun poin kemenangan. Sehingga membuat mereka harus duduk di klasemen 4 atau dasar dari grup A. Hal itu setelah tim sepak bola kebanggan warga kabupaten Probolinggo itu menuai kekalahan tiga kali beruntun dari lawannya.

Yakni saat bersua tim sepakbola Porprov Kabupaten Banyuwangi dengan skor 0-1, Kemudian saat bertemu tim sepakbola Porprov Kabupaten Pasuruan dengan skor 0-4, serta saat bertanding melawan tim sepakbola Porprov Kabupaten Situbondo dengan skor 1-3.

Hasil lebih baik diraih oleh tim sepakbola Porprov Kota Probolinggo. Tim kebanggan warga kota Probolinggo itu. Meski turut gagal lolos ke Porprov VI Jawa Timur, namun mereka masih berhasil meraih poin kemenangan.

Torehan 4 poin pun berhasil dicatatkan,yakni dari hasil imbang saat bersuai tim sepakbola Porprov kabupaten Pamekasan, kalah 1-2 saat melawan tim sepakbola Porprov Kota Pasuruan, serta kemenangan 3-1 saat bertemu tim sepakbola Porprov Kabupaten Bondowoso.

“Total poin yang diperoleh tim Kota Probolinggo, sebanyak 4 point. Jadi yang maju dalam Porprov nanti itu enam runner up terbaik. Dan dari group B diambil satu runner up terbaik saja,” ujar Sekjen Askot PSSI Kota Probolinggo Totok, Senin (16/5).

Dijelaskannya dengan raihan 4 poin tersebut, menempatkan Tim sepakbola Porprov Kota Probolinggo berada di peringkat 3 klasemen akhir grup B dibawah Kota Pasuruan dan Kabupaten Pamekasan dengan raihan 6 dan 5 poin.

“Tim sepak bola Kota Probolinggo, sudah memberikan performa terbaiknya. Dari segi permainan tidak memalukan lah. Meskipun kita kalah saat ini, karena tim yang kita kirim ini masih usia muda, jadi masih ada kesempatan untuk berlaga dalam Pra Porprov 2 tahun lagi,” jelasnya.

Sementara itu, menanggapi kegagalan total yang dialami oleh tim sepakbola Porprov Kabupaten Probolinggo. Sekjen Askab PSSI Kabupaten Probolinggo Erfan Yulianto mengatakan bahwa kegagalan timnya itu. Lebih dikarenakan faktor usia pemainnya yang masih belia dan belum matang secara permainan.

“Materi pemain kami masih sangat belia, ditambah adanya beberapa faktor non teknis yang tidak bisa kami sampaikan. Besar harapan kami para pemain ini lebih siap ketika menghadapi pra porprov 2 tahun mendatang,” katanya singkat. (tm/ra)


Bagikan Artikel