Olahraga

Kecamatan Besuk Juarai Cabor Sepak Bola


KRAKSAAN – Tim sepak bola kecamatan Besuk berhasil menjadi kampiun di cabang olahraga (Cabor) Sepak Bola Porkab Probolinggo 2021. Hal itu setelah kesebelasan mereka berhasil mengandaskan tim sepak bola kecamatan Pakuniran di laga final dengan skor 4-0.

Dalam laga yang digelar di stadion Gelora Merdeka Kraksaan, pada Selasa (7/12), tim sepak bola kecamatan Besuk berhasil unggul terlebih dahulu di babak pertama dengan skor 1-0. Pada babak kedua, tim kebanggaan masyarakat kecamatan Besuk itu tampil menggila dan menggilas tim sepak bola kecamatan Pakuniran dengan tambahan 3 gol tanpa balas. 

Menanggapi kemenangan tersebut, Camat Besuk Puja Kurniawan mengaku bangga.  Menurutnya, apa yang ditargetkan oleh pelatih dan oofisial tim cabor sepak bola diajang Porkab ini telah tercapai. “Luar biasa sekali penampilan anak-anak dari cabor sepak bola ini. Bahkan kami tak mengira bakal menang dengan skor telak itu,” ungkapnya, kemarin. 

Dijelaskannya sebagai bentuk apresiasi, secara pribadi Puja langsung menghadiahkan uang tunai untuk dibagikan kepada para pemain cabor sepak bola kecamatan Besuk. Nominalnya mencapai Rp 1 juta rupiah. “Hadiah itu sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan jerih payah mereka u tuk menyumbangkan medali bagi kontingen kecamatan Besuk,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Kabupaten Probolinggo Didik Mistadi mengaku sangat puas dengan gelaran Porkab tahun ini. Pasalnya, banyak bibit pemain sepak bola berpotensi yang telah masuk ke dalam radar incaran pelatih Persikabpro. “Ujungnya yakni nanti mereka akan diseleksi untuk bergabung memperkuat tim Persikabpro guna menghadapi Porprov tahun depan,” ujarnya. 

Dia pun menyebut jika tim pemenangan cabor sepak bola diajang Porkab ini berhak mendapatkan hadiah uang pembinaan senilai Rp 2 juta. Meski nominalnya tak banyak, namun diharapkan dengan hadiah tersebut mampu mengembangkan geliat sepak bola di kabupaten Probolinggo. “Hadiah diserahkan bukan hanya kepada tim kecamatan Besuk, tapi juga untuk tim kecamatan Pakuniran, Maron dan Pajarakan sebagai runner up dan juara 3 bersama,” sebutnya. 

Sementara itu, Sekretaris KONI Kabupaten Probolinggo Chalid Abubakar mengaku senang dengan berjalannya kompetisi sepak bola di ajang Porkab tahun ini. Karena sebagai cabor idola masyarakat, adanya kompetisi sepak bola ini secara tidak langsung menyediakan sarana dan prasarana bagi para pemain sepak bola untuk mengembangkan bakat dan skillnya.

“Meski tanpa penonton, penyelenggaraan kompetisi di cabor sepak bola Porkab ini  mampu berjalan sesuai protokol kesehatan dan berjalan dengan kondusif. Ini modal penting untuk pengembangan dunia sepak bola di kabupaten Probolinggo untuk tahun-tahun mendatang,” pungkasnya. (tm/iwy) 


Bagikan Artikel