Olahraga

Persikapro Ditekuk Persewangi 1-2


BANYUWANGI – Persikapro Probolinggo harus menelan pil pahit dalam lanjutan kompetisi Liga 3 Jawa Timur. Persikapro ditundukkan Persewangi Banyuwangi dalam pertandingan yang digelar di Stadion Dipenogoro Banyuwangi, kemarin (9/11) siang. Laskar Panji Laras harus bertekuk lutut dihadapan Laskar Blambangan dengan skor tipis 1-2.

Sejak peluit babak pertama ditiup oleh wasit, para pemain Persewangi langsung tampil mendominasi. Hasilnya, tak butuh waktu lama bagi pemain Persewangi untuk menjebol gawang Persikapro yang dikawal Rival Rinaldi.

Pada menit 8, memanfaatkan hadiah tendangan bebas yang diberikan wasit akibat pelanggaran pemain belakang Persikapro, kapten tim Persewangi berhasil melesakkan bola ke sudut gawang Persikapro. Skor 0-1 untuk keunggulan Persewangi.

Akibat gol tersebut, pemain Persikapro pun langsung tersentak dan langsung melakukan perlawanan. Bahkan saking kerasnya pertandingan, pada menit ke 40. Bek tengah Persewangi Mochamad Radif Kautshar harus diusir keluar lapangan, lantaran telah dua kali dikartu kuning oleh wasit pertandingan. Hingga peluit panjang berakhirnya babak pertama Persewangi masih unggul 0-1.

Di babak kedua, insiatif menyerang pun langsung diambil oleh Persikapro Probolinggo. Bahkan untuk memaksimalkan daya gedor timnya, M Haris Ibadurohman dimasukkan menggantikan salah satu pemain Persikapro. Taktik dari pelatih Persikapro Probolinggo Atipno itu terbukti jitu. Karena Haris berhasil melesakkan gol ke gawang Persewangi Banyuwangi pada menit ke 64. Skor jadi imbang 1-1.

Bahkan selang beberapa menit kemudian, Haris lagilagi berhasil mencetak gol ke gawang Persewangi Banyuwangi. Namun kali ini golnya dinyatakan tidak sah dan dianulir wasit lantaran terlebih dahulu terjebak offside.

Haus akan poin kemenangan, Persewangi pun kembali tampil trengginas meski kalah jumlah pemain. Hasilnya pun tak sia-sia, karena pada menit ke 84 jelang laga usai, Devin Z Tapilo pemain Persewangi Banyuwangi justru berhasil mencetak gol ke gawang Persikapro Probolinggo.

Gol tersebut pun lahir akibat kelengahan para pemain lini belakang Persikapro Probolinggo yang tak mampu membendung tandukan pemain bernomor 7 tersebut. Skor 1-2 untuk Persewangi Banyuwangi bertahan hingga peluit panjang ditiup wasit.

Menanggapi hasil minor tersebut Sekjen Askab PSSI Kabupaten Probolinggo Erfan Yulianto mengaku dirinya tidak mempermasalahkannya. Menurutnya permainan yang ditampilkan oleh para pemain Persikapro cukup baik. Namun akibat adanya sedikit blunder yang dilakukan lini belakang sehingga hasil imbang yang ditargetkan menjadi meleset.

“Anak-anak sudah tampil maskimal. Namun, karena kurang beruntung, sehingga hasil imbang yang sudah didepan mata harus lepas. Namun kami tidak boleh menyesali hasil itu dan harus kembali fokus meraih kemenangan pada pertandingan selanjutnya,” pungkasnya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel