Olahraga

Lima Atlet Kabupaten Probolinggo Sumbang Medali PON 2021


PROBOLINGGO – Nama Kabupaten Probolinggo ikut harum dalam gelaran PON XX Papua 2021. Ada sejumlah atlet asal Kabupaten PRobolinggo yang berhasil menyumbangkan raihan medali untuk Kontingen Jawa Timur di ajang olahraga tertinggi di Indonesia itu.

Ada lima atlet asal Kabupaten Probolinggo yang berhasil menyumbang medali untuk kontingen Jawa Timur di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Berkat sumbangsih mereka tersebut, Jawa Timur menduduki ranking 3 besar daerah peraih medali terbanyak dengan perolehan 110 emas, 89 perak dan 88 perunggu.

Medali emas dipersembahkan oleh Sri Fatmawati dari cabang olahraga (cabor) bulutangkis nomor beregu putri. Sementara medali perunggu disumbangkan oleh Sri Fatmawati cabor bulutangkis nomor perorangan putrid. Siti Aisyah dari cabor taekwondo menyumbang medali kategori Poomsae Beregu Putri.  Dhimas Bayu Putra Agha dari cabor anggar nomor beregu putra EPPE, serta M. Ervan dan Agus Kurniawan cabor catur nomor catur cepat beregu.

Sekretaris Umum KONI Kabupaten Probolinggo Chalid Abubakar menyatakan, prestasi yang telah diraih oleh atlet Kabupaten Probolinggo di PON XX Papua 2021 itu sangat luar biasa. Tentu prestasi ini dirasa membanggakan bagi seluruh warga  Jawa Timur umumnya dan  warga Kabupaten Probolinggo khususnya.

“Dari 7 atlet yang kami kirimkan untuk tim PON Provinsi Jawa Timur di PON XX Papua 2021, 5 atlet diantaranya sukses mendapatkan medali,” ujar Chalid, Senin (18/10).

Dari raihan tersebut, Chalid menyebut pada dasarnya pembinaan atlet di sejumlah cabang olahraga (Cabor) unggulan di aba Probolinggo sudah berjalan sesuai tracknya. Tetapi diakui, memang masih perlu dimaksimalkan lagi.

Terutama maksimalisasi agar semakin banyak atlet yang bisa memperkuat Jawa Timur ke depannya. “Di ajang PON mendatang kita harus bisa semakin banyak menyertakan atlet kita didalam kontingen PON Jatim,” sebutnya.

Tak lupa, Chalid mewakili pengurus KONI Kabupaten Probolinggo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para atlet Kabupaten Probolinggo. Mereka telah berjuang keras selama tampil di PON XX Papua 2021.

“Ternyata kita bisa dan mampu untuk mencetak atlet level nasional itu melalui pembinaan dan program yang baik. Tergantung juga sumber daya, potensi dan fasilitas prasarana olahraganya,” ujarnya.

Chalid menegaskan, bukan hanya evaluasi yang akan dilakukan oleh KONI Kabupaten Probolinggo dari hasil PON XX Papua 2021 ini, pihaknya ingin capaian atlit ini bisa dijadikan motivasi kepada semua atlit dengan terselenggaranya Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Probolinggo. Sebab banyak cabor yang masih ingin menambah atlet itu akan diambilkan dari hasil Porkab 2021.

“Terus terang, kemarin itu atlet catur bulutangkis dan anggar kita tidak boleh ikut serta dalam Porprov. Semoga capaian kita di Porprov mendatang lebih baik,” tuturnya.  (tm/iwy)


Bagikan Artikel