Olahraga

Banyuwangi Fight, Petinju Probolinggo Berjaya


BANYUWANGI – Pengurus Kabupaten Persatuan Tinju Nasional (Pengkab Pertina) Probolinggo mengirim 10 petinju di ajang Banyuwangi Fight, Sabtu (30/9) pekan lalu. Hasilnya cukup luar biasa. Pasalnya, dari 10 petinju tersebut, 8 di antaranya memenangkan seluruh kelas yang dipertandingkan.

Dari 8 atlet yang berhasil menjuarai 8 kelas tinju itu lima di antaranya yakni Egit Saputra di kelas 42 Kg putra, Ricky Fardiana Saputra di kelas 52 Kg putra, dan Muhammad Ikbal di kelas 56 Kg putra. Juga ada Rahmalia Dwi Agustin di kelas 45 Kg putri dan Novita Dwi Darmayanti di kelas 48 Kg putri.

“Kami mengirimkan 10 atlet inti terbaik kami. Delapan di antaranya berhasil menang dan menjadi juara, sedangkan dua lainnya belum beruntung,” ujar Pelatih tinju Pengkab Pertina Kabupaten Probolinggo Ja’far Shodiq.

Pelatih yang juga anggota Satpol PP Kabupaten Probolinggo itu menerangkan, capaian tersebut sudah memenuhi target dan harapan dari pelatih dan Pengkab Pertina Kabupaten Probolinggo.

“Awalnya, target kami sapu bersih seluruh kelas. Namun dengan menjuarai 8 kelas yang dipertandingkan, hal itu sudah cukup untuk menegaskan dominasi para petinju asal Kabupaten Probolinggo di cabor tinju regional Jawa Timur,” tegas Ja’far.

Dua atlet yang kalah adalah Sahrul di kelas 46 Kilogram putra dan Fitria di kelas 52 Kg putri. Ja’far menyebut bahwa kekalahan yang diderita keduanya masih wajar. Karena keduanya hanya kalah angka dan bukan kalah TKO dari lawannya. “Makanya saya bilang bahwa dua petinju itu kalah karena faktor belum beruntung saja,” ungkapnya.

Dengan modal tersebut, Ja’far menyatakan para petinjunya berada di jalur yang benar untuk bertarung di ajang Porprov Jawa Timur 2022. “Ada cukup banyak catatan bagi para atlet paska pertandingan mereka di Banyuwangi Fight. Nanti akan kami evaluasi dan perbaiki. Karena di porprov lawannya jauh akan lebih berat,” terangnya. (tm/eem)


Bagikan Artikel