Olahraga

Petinju Probolinggo Bertekad Juarai Banyuwangi Fight


PROBOLINGGO – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Probolinggo bertekad keluar sebagai  juara umum di turnamen Banyuwangi Fight pada 29-30 September mendatang. Total ada 10 atlet tinju putra putri dari berbagai kelas yang akan diturunkan dalam  turnamen tinju amatir bergengsi se Jawa Bali tersebut.

Pelatih tinju dari Pertina Kabupaten Probolinggo Susiadi mengungkapkan target sapu bersih medali dari 10 kelas yang dipertandingkan itu tidaklah berlebihan. Karena sejatinya para atlet tinju didikannya telah didoktrin untuk tampil all out dan memenangi setiap pertandingan yang diikuti tak peduli siapapun lawannya.

“Tentunya kami tak asal pasang target itu, kami sudah mengukur segala potensi kemenangan dari atlet kami. Tinggal nanti bagaiamana mental dari para petinju berbicara pada saat pertandingan. Apakah memang mentalnya sudah matang atau belum,” ungkapnya, Rabu (22/9).

Disebutkannya untuk menyapu bersih seluruh kelas yang dipertandingkan, dirinya akan mengirimkan 10 atlet tinju binaannya yang terdiri dari 7 atlet tinju pria. Mereka adalah  Muhammad Saghrul kelas 46 Kg; Muhammad Rofiqi kelas 49 Kg; Ricky Fardiana Saputra kelas 52 Kg; Muhammad Ikbal kelas 56 kg; Muhammad Faisol kelas 60 kg; Egit Saputra kelas 42 kg;  dan Daniel kelas 28 kg.

“Untuk atlet tinju putri kami kirimkan Rahmalia Dwi Agustin dikelas 46 kg, Novita Dwi Darmayanti dikelas 48 kg, dan Fitria Faizah Rahmadani dikelas 52 kg,” terangnya. 

Dijelaskan pula bahwa untuk memastikan para atlet itu sehat dan tidak terpapar Covid-19, Pertina Kabupaten Probolinggo dan KONI kabupaten Probolinggo telah melakukan tahapan vaksinasi dosis I dan II kepada seluruh atlet tak terkecuali atlet tinju.

“Panitia pertandingan sudah membuat regulasi terkait peserta yang harus bebas Covid-19 dan taat prokes. Sehingga kami persiapkan sedemikian rupa para atlet kami agar bisa lolos regulasi itu. Hal ini penting demi mendukung program pencegahan penyebaran Covid-19,” Jelasnya.

Selain itu, Susiadi menekankan bahwa kejuaraan Banyuwangi Fight ini. Akan dijadikan tolok ukur bagi para atlet tinjunya untuk nantinya dipilih siapa saja yang yang layak untuk mengikuti pemusatan latihan dalam rangka persiapan Porprov tahun depan.

“Atlet yang siap dan berpotensi saja yang akan kami ikutkan Porprov. Terlebih karena capaian kita di porprov lalu cukup apik. Sehingga di porprov tahun depan kita harus bisa mempertahankannya atau bahkan melampauinya,” pungkasnya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel