Kesehatan

Selama 2021 Terdapat 166 Kasus DBD


PROBOLINGGO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolionggo mencatat, selama tahun ini ada 166 pasien Demam Berdarah Dengue (DBD). Sejumlah 131 di antaranya terjadi dalam rentang waktu Januari – November. Sedangkan, pada Desember ini kasusnya sudah mencapai 35 kasus.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) pada Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan, dari jumlah pasien yang terpapar DBD tersebut, 1 kasus di antaranya sampai mengakibatkan meninggal dunia. Hal ini terjadi pada pasien yang terserang DBD pada Maret lalu. “Selain DBD, yang bersangkutan juga terkena penyakit lain, diagnosanya gagal jantung,” katanya, Rabu (29/12).

Secara rinci, ia mengungkapkan, pasien DBD pada Januari lalu mencapai 6 kasus. Lalu pada Februari sebanyak 19 kasus, pada Maret sebanyak 53 kasus, di mana 1 kasus di antaranya sampai meninggal dunia. Pada April terdapat 8 kasus, pada Mei 11 kasus. Pada Juni sebanyak 19 kasus.

Selanjutnya pada Juli dan Agustus tidak ada kasus DBD. Baru pada September kembali terdapat 2 kasus, pada Oktober sebanyak 12 kasus. Lalu pada November hanya terdapat 1. “Dalam beberapa bulan ini kembali muncul penyakit ini, karena memang kalau sudah memasuki musim hujan, ancaman DBD memang lebih besar,” ujarnya.

Dokter Dewi pun menyebutkan, 166 kasus DBD ini masih bisa terus bertambah.  Pasalnya, masih ada beberapa hari sebelum berakhirnya tahun 2021. Ia pun berharap, dengan banyaknya ditemukan kasus DBD pada Desember ini, warga bisa melalukan pencegahan dini. Menurutnya, cara yang cukup efektif untuk mencegah penyakit ini ialah dengan melalukan kegiatan 3M.

“Menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas. Karena di musim hujan ini memang diperlukan peningkatan kewaspadaan terhadap DBD,” ujarnya. (ay/iwy)


Bagikan Artikel