Hukum & Kriminal

Melawan, Tersangka Curanmor Ditembak


PAKUNIRAN – Tim gabungan Polsek Pakuniran, Polsek Kotaanyar dan Buser Polres Probolinggo berhasil mengamankan dua tersangka pencurian sepeda motor, Kamis (29/4) dini hari. Dua tersangka ini diciduk usai melakukan pencurian di sebuah warung Desa Glagah Kecamatan Pakuniran. Pasalnya, mereka juga pernah melancarkan aksinya di 8 lokasi berbeda.

Kedua tersangka itu adalah, Herman (34) warga Desa Gondosuli Kecamatan Pakuniran, dan Ahmad Fauzi (26) asal Desa Sambirampak Kidul Kecamatan Kotaanyar. Mereka diamankan di kediaman Ahmad Fauzi.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Riski Santoso menyampaikan, penangkapan dua tersangka tersebut dilakukan usai melakukan aksi pencurian di warung Desa Gondosuli. Di lokasi curanmor terakhir itu, katanya, mereka datang mengendarai sepeda motor dengan berboncengan.

Sepeda motor mereka diparkir di samping warung. Nah, ketika itu ada pelanggan warung yang juga berada di lokasi. Kemudian pelanggan itu buang air kecil ke sungai dan membiarkan kontak motornya di atas meja. Saat itu lah, tersangka mengambil kunci motornya, dan membawa lari motor pelanggan tersebut. Tersangka lainnya ikut kabur membawa motornya sendiri.

“Dari kejadian itu, pelanggan yang kehilangan motor langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Kami segera melakukan olah TKP dan mengejar pelaku,” ungkap perwira asal Surabaya itu.

Dari bukti yang didapat, lanjut Riski, pihaknya mendapati dua identitas tersangka. Lantas tim gabungan tersebut langsng melakukan penangkapan pada dua tersangka di kediaman Ahmad Fauzi Kotaanyar. Sayangnya, saat penangkapan mereka melakukan perlawanan pada anggota. Tersangka, anggota pun segera melakukan tindakan terukur dengan menembak peluru pada kaki tersangka.

“Karena melawan, kedua tersangka mendapati tembakan di kaki. Mereka pun ditangkap dan dibawa ke puskesmas untuk penanganan medis,” katanya saat dikonfirmasi.

Hasil pemeriksaan pada kedua tersangka, imbuhnya, mereka juga pernah melakukan aksi serupa di 8 TKP Berbeda. 5 diantanya berada di wilayah Situbondo. Sisanya di Paiton, Kotaanyar dan Pakuniran.

Dari penangkapan itu, pihaknya berhasil mengamankan 7 unit kendaraan sepeda motor dan dua buah surat-surat kendaraan bermotor yang berbeda. Barang bukti lainnya, berupa plat nomor berbagai jenis, kunci T dan helm motor.

“Saat ini pelaku dan barang buktinya sudah diamankan pihak kepolisian. Kami akan mendalami kasus tersebut. Khawatir ada tersangka lain yang ikut terlibat dalam aksi kriminal itu,” katanya. (yek/ra)


Bagikan Artikel