Hukum & Kriminal

Berlatar Asmara, Tewas Dibacok di Jalan menuju Rumah


PROBOLINGGO – Desa Tunggakcerme, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Minggu (11/4/21) mendadak mencekam. Itu setelah Novan Roni (30), seorang warga setempat, ditemukan tewas di jalan menuju rumahnya sekitar pukul 14.15.

Pria yang kerap disapa Roni tersebut tewas dengan luka bacok di leher, kepala dan beberapa bagian tubuh lainnya. Tak berapa lama, identitas pelaku pembacok Roni diketahui. Pelaku menyerahkan diri ke markas Polres Probolinggo Kota. Pelaku berinisial AM tinggal satu desa dengan Roni.

Polisi telah melakukan olah TKP kasus ini. Selanjutnya, jasad korban dibawa ke kamar mayat RSUD dr Moh. Saleh, Kota Probolnggo untuk kepeluan penyelidikan.
Berdasar informasi yang dihimpun, Roni sore itu dalam perjalanan pulang mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba ia dibacok oleh AM beberapa kali hingga jatuh tersungkur bersama sepeda motornya.

Pembacokan ini disebutkan dilatari motif asmara. Diduga, korban berselingkuh dengan istri pelaku. Paman korban mengatakan, hubungan asmara istri pelaku dengan keponakannya sudah berlangsung sejak sekitar 6 bulan lalu.

Korban mengalami lebih dari satu luka bacokan. Karena itu, paman korban menduga pelakunya lebih dari satu orang. “Kalau melihat luka bacoknya, pelaku lebih dari satu,” ujar paman korban saat ditemui di RSUD dr Moh Saleh.

Sementara, Kepala Desa (Kades) Tunggakcerme Nantu Hermanto membenarkan adanya dugaan motif asmara di balik peristiwa carok ini. Menurut Kades, perselingkuhan tersebut sudah lama. Bahkan pelaku dan korban sudah nikah lagi dengan perempuan lain. Setelah keduanya sama-sama bercerai dengan istri pertamanya. “Istri pelaku dan korban, sama-sama sudah bersuami kok,” katanya.

Menurut Kades, Roni menikah lagi dengan perempuan asal Desa Gununggeni, Kecamatan Banyuanyar. Hanya, bersama istrinya, Roni tetap tinggal di Desa Tunggakcerme.

Sedangkan Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono mengatakan, korban ditemukan tewas dengan luka sabetan benda tajam. Barang bukti yang damankan berupa sepeda motor yang dikendarai korban dan sandal.

Saat ditanya motif, AKP Heri menyatakan belum diketahui pasti. “Motif masih kami selidiki dan dalami. Barang bukti yang kami amankan sepeda motor dan sandal,” ungkapnya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel